SinarHarapan.id-Perkembangan teknologi digital saat ini sangat cepat serta sumber informasi apapun mudah untuk di akses dan bisa kita manfaatkan teknologi digital untuk berwirausaha, contohnya KUMPUL.ID suatu organisasi atau starup penggerak ekosistem kewirausahaan kreatif lewat digital.
Untuk itu KUMPUL.ID dan Microsoft Indonesia mengadakan acara dengan tema “Ngobrol Sukses Bareng UMKM” untuk mendorong transformasi ekonomi berbasis digital yang sejalan dengan program pemerintah.
Acara tersebut mempertemukan 30 pegiat UMKM perempuan yang tergabung dalam program PerempuanBijakBerusaha.id dengan tiga mentor bisnis berpengalaman, guna mengakselerasi proses digitalisasi bisnis mereka.
“PerempuanBijakBerusaha.id lahir sebagai inisiatif luar biasa yang diluncurkan oleh Microsoft Indonesia dan KUMPUL.ID untuk memberdayakan perempuan di Indonesia dalam dunia digital dan kewirausahaan”, Ungkap Faye Wongso selaku Founder dan Chairperson KUMPUL.ID saat di wawancarai di kawasan Palmerah, Jakarta Selatan, Jum’at (26/5/2023).

Untuk di ketahui Program tersebut diluncurkan pada Oktober 2022 dan lebih dari 4.500 pegiat UMKM perempuan telah berpartisipasi dalam program tersebut.
“UMKM memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi kita, dan kolaborasi adalah aspek kritis dalam pertumbuhan mereka. Ini sejalan dengan KUMPUL.ID yang telah bekerjasama dengan lebih dari 120 pembangun ekosistem menciptakan beragam program untuk akselerasi inovasi bisnis, terutama pengembangan UMKM perempuan yang inklusif,” ujar Faye.
30 pegiat UMKM yang berasal dari industri food & beverages, jasa, dan fashion & craft tersebut terpilih dari ribuan peserta lainnya berdasarkan keberhasilan mereka mengerjakan modul pembelajaran yang tersedia secara konsisten.
PerempuanBijakBerusaha.id sangat membantu sekali para UMKM yang baru memulai dan melakukan digitalisi usahanya.
“Dengan banyaknya pembelajaran yang ada, saya merasakan dampak yang luar biasa, mulai dari cara menjual produk di media sosial, cara mengelola keuangan yang baik dan strategi yang tepat untuk mempromosikan agar bisa dijangkau oleh konsumen lebih luas lagi”. Ujar salah satu peserta UMKM yakni Bonet dari Botya Group.
Program ini sendiri merupakan sebuah pembelajaran kewirausahaan dan literasi digital bagi pegiat UMKM perempuan yang diinisiasi oleh KUMPUL.ID dan Microsoft Philanthropies.
Program ini menyediakan platform daring di mana peserta bisa mempelajari secara gratis beragam strategi pengembangan bisnis dari para pelaku bisnis yang telah berhasil, serta para ahli di bidang UMKM dan digitalisasi.
Program tersebut di mentoring oleh para ahli di bidangnya masing-masing salah satunya perempuan yang tinggal di Bali ini.
“Kami bangga menjadi bagian dari upaya ini untuk mendorong kemandirian dan inovasi perempuan di negeri ini, kami berharap mentorship ini dapat mengembangkan potensi bisnis para UMKM dengan lebih baik lagi,” ujar Faye.

Proses mentoring dilakukan secara berkelompok, dengan masing-masing mentor memfokuskan diri pada 10 UMKM. Pada sesi ini, mentor meminta para UMKM untuk menceritakan tantangan usaha mereka, dan kemudian memberikan tips terpersonalisasi
yang dapat membantu para UMKM dalam menyelesaikan tantangan tersebut.
Topik pembahasan yang didiskusikan antara lain seputar keuangan, sumber daya manusia, pemasaran digital, pasar dan produk, serta manajemen bisnis.
“Program PerempuanBijakBerusaha.id sangat tepat sasaran sekali. Karena banyak sekali UMKM yang perintis dan pemiliknya adalah ibu-ibu sehingga program sangat tepat sasaran.
“Selain itu fokus dari program ini adalah untuk memaksimalkan digitalisasi para UMKM yang ingin memulai usaha dan mengembangkan usahanya”. Ungkap memtor Gilang Bagaskara, Co-Founder Akselerasi.id dan Business Coach MSME.
Dalam meningkatkan jumlah UMKM dan UMKM Go Digital, pemerintah memiliki peran besar dalam hal kemudahan akses perizinan dan permodalan.
Untuk itu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia selaku mitra pemerintah dari PerempuanBijakBerusaha.id mencatat, akselerasi digital adalah momentum penting untuk transformasi UMKM Indonesia ke ranah digital.
“Kemenparekraf mendukung program semacam ini, apalagi ini kegiatan offline setelah pandemi, semoga antar UMKM bisa saling berjejaring setelah diadakan acara ini”. Ungkap Ni Nyoman Lestari selaku PLH Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen Kemenparekraf.
Konsumen kini sudah terbiasa dengan transaksi secara digital, pegiat UMKM pun juga mampu meningkatkan performa bisnis mereka melalui digitalisasi ini.
“Pesatnya perkembangan teknologi digital selama beberapa tahun terakhir menjadi momen yang tepat untuk pegiat UMKM masuk ke ranah digital termasuk daerah yang minim akses pembelajaran bisnis digital, agar bisa berdaya secara mandiri dalam mengembangkan bisnis. Kami berharap semakin banyak pegiat UMKM perempuan berpartisipasi dalam program ini. Mari satukan karya untuk berdayakan Indonesia.” ujar Nina Wirahadikusumah selaku Business Strategy Lead Microsoft Indonesia.
Program PerempuanBijakBerusaha.id masih bisa diikuti oleh seluruh pegiat UMKM perempuan di Indonesia.
Akses modul pembelajaran gratisnya melalui situs www.PerempuanBijakBersuara.id dan nantikan program-program mentorship luring selanjutnya. (atp)




