SinarHarapan.id-Pemimpin Wilayah Kanwil VIII Jakarta 1, Ahmad Zaenudin, membuka pemaparannya dengan mengangkat tema Transformasi Pegadaian 2.0 “Mengemaskan Indonesia”, Wujudkan Indonesia Emas Melalui Bank Emas Indonesia.(15/7)
Ahmad Zaenudin menekankan peran Pegadaian dalam memperluas akses produk keuangan yang aman dan mudah dijangkau.
Selanjutnya, ia menegaskan bahwa Pegadaian hadir sebagai solusi keuangan untuk seluruh lapisan masyarakat.
Program Bullion Emas menjadi sorotan utama karena berhasil menarik minat investasi emas dari masyarakat.
Pegadaian mencatat peningkatan kepemilikan emas nasabah melalui program Bullion Emas.
Program ini mendorong kesadaran investasi jangka panjang di wilayah urban dan semi-urban.
Ahmad Zaenudin menilai Bullion Emas sebagai cara aman dan menguntungkan untuk menabung dan berinvestasi.
Pegadaian membantu jutaan nasabah mengelola aset secara cerdas dan bijaksana. Di samping itu, Pegadaian memperkenalkan Gadai Emas, Tabungan Emas, dan Cicil Emas.
Mereka juga menawarkan produk Deposito Emas dan layanan Setor Fisik Emas. Langkah ini menjadi bagian dari edukasi dan literasi keuangan kepada publik.
Pegadaian terus berinovasi melalui digitalisasi dan sinergi dengan ekosistem BUMN.
Zaenudin menegaskan komitmen Pegadaian sebagai agen perubahan ekonomi masyarakat. Layanan jemput gadai menjadi keunggulan yang tidak dimiliki lembaga lain.
Bill Rismon, Deputi Bisnis Area Bekasi, menyebut Pegadaian siap menjemput nasabah yang ingin menggadaikan barang dari rumah.
Inovasi jemput gadai menjadi terobosan dalam memberikan layanan maksimal tanpa perlu ke kantor.
Tabungan emas kini tersedia di lima cabang, termasuk CP Pasar Senen dan CP Salemba. Cabang lainnya mencakup CP Bekasi Utama, CP Kota Wisata, dan CP Karawang.
Zaenudin menutup acara dengan ajakan untuk mendukung edukasi keuangan melalui publikasi media.




