Gaya Hidup

Hadapi Darurat Jantung dan Stroke, RS Premier Bintaro Siapkan Layanan Komprehensif Berstandar Internasional

×

Hadapi Darurat Jantung dan Stroke, RS Premier Bintaro Siapkan Layanan Komprehensif Berstandar Internasional

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-RS Premier Bintaro gelar Media Gathering dan Health Talk di Jakarta. Acara ini mereka selenggarakan untuk memeringati World Heart and Stroke Day.

Dua pembicara ahli hadir membahas topik kritis. Mereka adalah dr. Beny Hartono, SpJP(K) dan dr. Meidianie Camellia, SpN.

dr. Beny Hartono, Sp.JP, FIHA, Dokter Spesialis Jantung, paparkan bahaya aritmia pada usia produktif. Gangguan irama jantung ini bisa picu kematian mendadak.

Baca juga : RS Premier Bintaro dan CIMB Niaga Syariah Sepakati “Program Hospital Xtra”

Ia jelaskan gejala aritmia seperti jantung berdebar dan pusing. RS Premier Bintaro sudah punya teknologi kateter ablasi dan pacemaker.

dr. Beny juga menambahkan bila ada kejadian olahragawan yang mengalami pingsan bisa menggunakan alat kejut atau segera menghubungi tim medis.

Pemasangan ICD bisa cegah kematian mendadak. Pemeriksaan dini lewat EKG dan treadmill test juga sangat vital.

Sementara dr. Meidianie Camellia, dr. Sp.S, Dokter Spesialis Saraf, tekankan golden hour penanganan stroke. Setiap menit yang berlalu bunuh jutaan sel otak.

Menurut dr. Meidianie, tren anak muda terkena stroke terus meningkat. Ia menekankan usia muda yang dimaksud adalah dibawah umur 45 tahun.

Menurutnya lagi, stroke pada usia muda lebih mudah disembuhkan, karena pasokan sel dalam tubuhnya masih banyak.

Terapi trombolitik harus diberikan dalam 4,5 jam pertama. Tindakan trombektomi mekanik masih bisa hingga 24 jam.

RS Premier Bintaro sediakan layanan stroke komprehensif. Mulai dari rehabilitasi hingga skrining disfagia.

Hingga kini, 80 persen pasien stroke sumbatan masih mendominasi penyebab pasien stroke di RS Premier Bintaro, lalu disusul stroke gejala ringan hingga berat, ungkap dr. Meidianie.

Marketing Manager RS Premier Bintaro tegaskan setiap menit sangat berharga. Masyarakat harus sigap mengenali gejala dan cari pertolongan.