SinarHarapan.id-Di tengah persaingan pasar kerja yang kian dinamis, Jobstreet by SEEK meluncurkan fitur terbaru bernama Basic Talent Search sebagai solusi rekrutmen proaktif. Inovasi ini dirancang untuk mempermudah perusahaan dari berbagai skala dalam menjangkau kandidat potensial, sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Peluncuran ini merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan #NextMillionJobs yang menargetkan penciptaan satu juta peluang kerja berkualitas di tanah air.
Fitur Basic Talent Search memungkinkan rekruter mengakses hingga 50 juta profil kandidat di platform SEEK se-Asia Pasifik. Teknologi pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI) yang digunakan tidak hanya sekadar mencocokkan kata kunci, tetapi juga memahami maksud di balik pencarian pengguna. Hasilnya, rekruter dapat menemukan kandidat yang paling relevan dengan kebutuhan perusahaan secara lebih efisien.
Tak hanya itu, Jobstreet memberikan promo 5 koneksi gratis setiap bulan bagi perusahaan yang ingin langsung menghubungi kandidat melalui email personal atau undangan melamar. Promo ini dapat berubah sewaktu-waktu dengan pemberitahuan, namun menjadi angin segar bagi usaha kecil dan menengah yang selama ini mungkin terkendala biaya rekrutmen.
Ethika Santi, Acting Sales Director Jobstreet by SEEK, menegaskan bahwa fitur ini lahir dari kebutuhan mendesak akan strategi rekrutmen yang lebih lengkap. “Di era sekarang, mengandalkan iklan lowongan kerja pasif saja tidak cukup. Perusahaan perlu proaktif mencari kandidat, termasuk mereka yang tidak sedang melamar tetapi terbuka untuk peluang baru. Dengan Basic Talent Search, kami membuka gerbang ke 50 juta profil kandidat secara gratis. Sekarang setiap bisnis, tanpa memandang skala, bisa merekrut seperti perusahaan besar,” ujarnya di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Data yang terverifikasi menjadi nilai tambah lain dari fitur ini. Jobstreet memiliki 11 juta data kredensial yang telah melalui proses autentikasi, sehingga perusahaan tidak perlu ragu akan keabsahan profil kandidat.
Di sisi lain, Jobstreet juga mendorong para pencari kerja untuk lebih proaktif dengan mengatur visibilitas profil mereka menjadi publik. Profil yang lengkap—meliputi pengalaman kerja, pendidikan, keterampilan, sertifikat, ekspektasi gaji, hingga pratinjau CV—membuka peluang lebih besar untuk dilirik rekruter.
Baca juga :Gen Z Paling Enggak Bahagia di Kantor, Riset Jobstreet Beberkan Sebabnya
Data internal Jobstreet menunjukkan bahwa profil publik memiliki peluang 2,5 kali lebih besar untuk dihubungi perusahaan dibandingkan profil yang disembunyikan. Selain itu, kandidat yang mengunggah foto profesional dan memverifikasi akun dengan kartu identitas (KTP atau paspor) dapat meningkatkan kepercayaan rekruter hingga 20%.
Namun, Jobstreet tetap memberikan kendali penuh kepada pengguna atas privasi data mereka. Tersedia empat tingkatan privasi: Publik, Standar, Terbatas, dan Tersembunyi. Kandidat dapat memilih sesuai tingkat kenyamanan masing-masing.
Ethika menambahkan, “Kami ingin memastikan setiap kandidat produktif di Indonesia lebih cepat terserap ke perusahaan yang tepat. Dengan visibilitas profil yang optimal dan dukungan teknologi AI dari perusahaan, misi #NextMillionJobs bukan sekadar wacana.”
Melalui pembaruan fitur ini, Jobstreet by SEEK berharap dapat menciptakan ekosistem rekrutmen yang transparan, aman, dan berbasis data tervalidasi. Perusahaan kini dapat memanfaatkan Basic Talent Search untuk terhubung secara proaktif dengan talenta terbaik, sementara pencari kerja mendapat kesempatan lebih luas untuk mengembangkan karier.




