Otomotif

Laris Chandra Bawa Prestone Racing ke Automechanika Jakarta 2026

×

Laris Chandra Bawa Prestone Racing ke Automechanika Jakarta 2026

Sebarkan artikel ini
Prestone Racing Glycol-Free, Coolant Balap Tanpa Glycol yang Aman di Lintasan.(Doc : Red)
Prestone Racing Glycol-Free, Coolant Balap Tanpa Glycol yang Aman di Lintasan.(Doc : Red)

SinarHarapan.id-PT Laris Chandra resmi memperkenalkan Prestone Racing Glycol-Free Racing Coolant di ajang Automechanika Jakarta 2026. Pameran digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Kamis (24/9). Produk ini dirancang untuk mobil dan motor balap yang membutuhkan pendinginan maksimal.

Coolant ini hadir menjawab kebutuhan kendaraan balap akan titik didih tinggi. Mesin tidak boleh overheat saat kendaraan dipacu dengan torsi ekstrem di lintasan kompetisi. Formula khusus ini menjadi pembeda dari coolant konvensional yang beredar di pasaran. Performa tinggi menjadi prioritas utama.

Keunggulan utama produk terletak pada formula berbasis air atau water-base. Brand Strategist PT Laris Chandra, Johnson Wijaya, menjelaskan pendekatan ini bukan sekadar soal performa, melainkan menyangkut aspek keselamatan di arena balap. Faktor keselamatan menjadi perhatian serius bagi semua tim balap.(24/9) 

Coolant Balap Berbasis Air, Solusi Cegah Overheat dan Aspal Licin.(Doc : Red)
Coolant Balap Berbasis Air, Solusi Cegah Overheat dan Aspal Licin.(Doc : Red)

Johnson menegaskan produk ini tidak mengandung ethylene glycol karena bahan kimia tersebut menyebabkan aspal licin. Jika radiator pecah saat balapan, coolant yang keluar bisa membahayakan pembalap lain. Risiko kecelakaan akibat lintasan licin pun diminimalkan. Insiden semacam itu bukan hal asing.

Baca juga :Produk Baru Hadir di GIIAS, Laris Chandra Permudah Perawatan Mesin Motor dan Mobil

Soal masa pakai, Johnson menuturkan karakter coolant kendaraan balap berbeda dari kendaraan harian. Biasanya coolant hanya digunakan satu kali sesi balapan sebelum dibuang dan diganti unit baru. Prestone Racing dirancang mengikuti pola pemakaian tersebut. Usia pendek bukan karena kualitas coolant.

Johnson menegaskan formula khusus ini menjawab tantangan spesifik kendaraan balap. Torsi tinggi membuat mesin dan radiator lebih cepat panas dibandingkan kendaraan konvensional. Dibutuhkan coolant dengan karakter pendinginan lebih optimal. Performa mesin tetap terjaga. Produk ini menjadi jawaban tepat bagi pembalap.

Baca juga : Astra Otoparts Hadirkan Ekosistem Otomotif Terintegrasi di Automechanika Jakarta 2026

Produk hadir dalam kemasan dua liter. Strategi pemasaran menyasar komunitas balap, bengkel spesialis balap, hingga kanal e-commerce sebagai langkah awal mengukur respons pasar. Peluncuran resmi direncanakan pertengahan Oktober mendatang. Automechanika menjadi panggung pengenalan pertama produk ini kepada publik Tanah Air.

Prestone Racing Hadir, Jaga Mesin Balap Tetap Sejuk Tanpa Bahayakan Pembalap.(Doc : Red)
Prestone Racing Hadir, Jaga Mesin Balap Tetap Sejuk Tanpa Bahayakan Pembalap.(Doc : Red)

Selain Prestone Racing, Laris Chandra memboyong produk pendukung lain dalam pameran. Lini STP meliputi oli, additive, campuran bahan bakar, dan minyak rem. Rangkaian coolant Prestone mencakup varian khusus kendaraan listrik dan hybrid. Ekosistem produk dibangun menyeluruh untuk konsumen otomotif Indonesia.

Johnson menyebut ekosistem dibangun melalui sejumlah brand di bawah Laris Chandra. Ada STP, Prestone, Turtle Wax, dan Auto Guard. Masing-masing brand fokus pada kebutuhan pengguna kendaraan berbeda. STP untuk performa mesin, Prestone untuk sistem pendingin, Turtle Wax untuk car care.

Auto Guard, brand yang awalnya dikenal lewat cat semprot, kini dikembangkan ke berbagai kebutuhan otomotif. Produk ditampilkan sebagai bagian ekosistem dan belum dijual langsung di area pameran. Target utama Laris Chandra tetap segmen B2C dan B2B. Menjadi ajang perkenalan portofolio.