SinarHarapan.id- Lapangan golf Sentul Highland menjadi arena pertemuan para pelaku industri internet, telekomunikasi, dan digital. APJII Golf Tournament 2026 digelar Sabtu, 3 Oktober 2026. Mengusung tema “Drive to Connect, Accelerating Indonesia’s Digital Horizon”, turnamen ini bukan sekadar olahraga. Ia menjadi ruang networking dan silaturahmi. Suasana hangat terasa sejak pagi.
Turnamen diikuti 144 peserta dari berbagai unsur industri. Antusiasme terlihat dari tiket yang sold out hanya dalam tiga minggu sejak dibuka. Momentum ini hadir ketika internet semakin lekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Survei Internet APJII 2026 mencatat penetrasi 81,72 persen atau sekitar 235 juta pengguna. Angka itu bicara banyak.
Pertumbuhan tersebut menegaskan kebutuhan konektivitas dan layanan digital yang makin besar. Peran ekosistem industri pun kian penting dalam mendukung transformasi digital nasional. Penguatan ekosistem digital membutuhkan kolaborasi solid antara pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi. APJII sebagai wadah penyelenggara jasa internet memperkuat komunikasi, sinergi, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan. Semangat itu diusung.
Ketua Tim Kerja APJII Golf Tournament 2026, Victor Irianto, mengatakan tema “Drive to Connect” menggambarkan pentingnya membangun koneksi lebih luas. “Connect bukan hanya mengenai koneksi internet, tetapi juga connecting people, connecting ideas, connecting businesses, dan connecting opportunities,” ujar Victor. Turnamen menjadi ruang santai untuk bertemu, berdiskusi, bertukar ide, dan membuka peluang kolaborasi baru. Bukan sekadar mencetak skor.
Baca juga :Lebih dari 150 Peserta Ramaikan Turnamen Golf APJII, Dukung Transformasi Digital
Victor mengapresiasi antusiasme peserta. Dengan 144 peserta dan tiket sold out dalam tiga minggu, semangat berkumpul dan membangun koneksi dinilai masih tinggi. Ia berharap koneksi yang terbangun berkembang menjadi kolaborasi yang memberi kontribusi positif bagi industri digital Indonesia. Sinergi itu menjadi bahan bakar percepatan. Kolaborasi makin terbuka.
Ketua Umum APJII Muhammad Arif Angga menilai semakin banyak masyarakat terhubung ke internet, semakin penting membangun ekosistem digital kuat. Dibutuhkan sinergi pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi. Pertumbuhan konektivitas harus memastikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Indonesia. Ekosistem kuat lahir dari kebersamaan.
Selain olahraga dan networking, turnamen menyediakan total hadiah Rp300 juta. Daftar pemenang: Steven Napitupulu sebagai Best Gross Overall, Tommy Onsu Best Nett Overall, Dani Samsul Efendi Best Gross PGA, dan Dea Sasky Angelina Best Lady Golfer. Nama-nama itu menjadi bagian dari cerita turnamen tahun ini. Prestasi mereka dirayakan.
Joshua Rudi menyabet Longest Drive, Ravie Rahmadhano Nearest to the Pin, dan Alvin Kasim Nearest to the Line. APJII menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, peserta, panitia, serta pihak yang mendukung. Dukungan itu menjadi bagian penting dalam menciptakan momentum kebersamaan. Turnamen pun berjalan meriah.
Melalui semangat “Drive to Connect, Accelerating Indonesia’s Digital Horizon”, APJII berharap koneksi yang terbangun berkembang menjadi kolaborasi lebih luas. Sinergi antar pelaku industri dan pemangku kepentingan diperkuat. Indonesia diajak bersama-sama menuju masa depan digital yang semakin maju. Bukan hanya di lapangan, tetapi di ekosistem.
Turnamen ini bukan sekadar kompetisi. Ia menjadi simpul kolaborasi, tempat ide bertemu peluang. Di Sentul, industri digital Indonesia merayakan kebersamaan sambil menyiapkan langkah berikutnya. Koneksi yang terjalin diharapkan mempercepat transformasi digital nasional. Dari lapangan hijau, semangat itu terus mengalir.





