SinarHarapan.id – Massa aksi dari Barisan Rakyat Sikat Koruptor (BRSK) menyatakan keprihatinan yang mendalam atas serta perlindungan sosial maraknya praktik korupsi yang terus menggerogoti keuangan negara saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/7/2026). Dalam aksinya mereka menuntut pengusutan tuntas dugaan korupsi senilai Rp2 triliun.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan layanan notifikasi transaksi perbankan melalui SMS dan WhatsApp di di salah satu Bank Himbara dan perusahaan BUMN bidang telekomunikasi. , dengan nilai dugaan kerugian negara yang diperkirakan mendekati Rp2 triliun, sebagaimana disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada pers pada Jumat (5/6/2026). Foto: SHID/Ruht Semiono






