Ekonomi

Bertahan 40 Tahun di Industri Berliku, Waringin Megah Andalkan Regenerasi dan Disiplin Risiko

×

Bertahan 40 Tahun di Industri Berliku, Waringin Megah Andalkan Regenerasi dan Disiplin Risiko

Sebarkan artikel ini
Setelah Garap Proyek Besar Seperti CITOS, Waringin Megah Perkuat Fondasi dengan Visi "Dibangun dengan Kesempurnaan".(Doc: PT Waringin Megah Kontraktor Umum)
Setelah Garap Proyek Besar Seperti CITOS, Waringin Megah Perkuat Fondasi dengan Visi "Dibangun dengan Kesempurnaan".(Doc: PT Waringin Megah Kontraktor Umum)

SinarHarapan.id-Menjelang usia ke-40 tahun, PT Waringin Megah Kontraktor Umum mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pelaku lama yang bertahan di industri konstruksi nasional yang sarat gejolak. Kunci ketahanannya terletak pada kemampuan adaptasi strategis dan keberanian melakukan regenerasi kepemimpinan.

Didirikan di Surabaya pada 1987 sebagai kontraktor pengembangan ruko untuk kebutuhan internal grup, perusahaan berekspansi ke Jakarta pada 1990-an dan resmi bertransformasi menjadi kontraktor umum yang melayani proyek komersial eksternal. Visi awal “Harga paling kompetitif dengan kualitas tinggi” menjadi kompas di fase pertumbuhan.

Direktur Waringin Megah, Hermash Budi, menegaskan komitmen regenerasi dan perubahan. “Perusahaan yang bertahan bukan yang paling besar, tetapi yang paling disiplin dalam mengelola risiko dan berani berubah. Regenerasi kami lakukan agar Waringin Megah tetap relevan dan kompetitif, bukan sekadar bertahan,” ujarnya.

Dua periode menjadi penanda: pertama, keterlibatan dalam proyek strategis Cilandak Town Square (CITOS) di awal 2000-an yang mengantarkan reputasi pada skala besar. Kedua, tekanan berat pandemi Covid-19 pada 2021-2023 yang memicu restrukturisasi menyeluruh.

Waringin Megah telah menyelesaikan proyek di berbagai wilayah Indonesia, mencakup perumahan, perkantoran, fasilitas industri, rumah ibadah, hotel, apartemen, pusat perbelanjaan, hingga institusi pendidikan. Kliennya meliputi nama-nama besar seperti Fifgroup, Grup Avian, Wings Group, Bank BCA, dan Kapal Api Group.

Saat industri tertekan, perusahaan justru melakukan perampingan proses, peremajaan SDM, dan transisi kepemimpinan dari generasi pendiri ke generasi kedua. Langkah ini diambil untuk memperkuat fondasi organisasi, meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan, dan memastikan keberlanjutan jangka panjang.

Visi perusahaan diperbarui pada 2020 menjadi “Dibangun dengan Kesempurnaan”, yang menegaskan fokus pada presisi, mutu, dan keberlanjutan. Ke depan, perusahaan akan fokus pada pengembangan kompetensi SDM, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sistem manajemen proyek dan risiko.

Dengan kombinasi antara warisan pengalaman hampir empat dekade dan penyegaran tata kelola, Waringin Megah Kontraktor Umum bercita-cita tidak hanya sebagai penyintas, tetapi sebagai kontraktor nasional yang adaptif, efisien, dan berorientasi kualitas, untuk terus berkontribusi pada pembangunan Indonesia.