SinarHarapan.id-Sebanyak ribuan perempuan dari berbagai latar belakang bersiap memenuhi kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 26 April 2026 mendatang. Bukan untuk sekadar rekreasi, melainkan mengikuti ajang lari bertajuk AIA Vitality Women’s 10K yang kembali digelar untuk keenam kalinya.
Acara yang menyediakan kategori 5 kilometer dan 10 kilometer ini tidak hanya berfokus pada kecepatan. Penyelenggara ingin menciptakan ekosistem inklusif bagi perempuan yang ingin memulai hidup sehat tanpa tekanan.
“Women’s 10K selalu kami rancang sebagai ruang yang aman, nyaman, dan tidak mengintimidasi,” ujar Laila Munaf, Co-founder Women’s 10K sekaligus Founder SANA Studio, di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Menurut Laila, setiap peserta memiliki kapasitas dan kecepatan masing-masing. Hal yang paling penting, kata dia, adalah keberanian untuk memulai. Pendaftaran masih dibuka hingga 17 April 2026.
Gelaran tahun ini istimewa karena bertepatan dengan peringatan lima tahun program AIA Vitality di Indonesia. Selama setengah dekade, lebih dari 10.000 anggota tercatat secara akumulatif telah berjalan sejauh 30 juta kilometer, disertai peningkatan signifikan pada berbagai indikator kesehatan.
Tidak hanya ajang lari sesaat, panitia juga menghadirkan program pendampingan seperti Women’s 10K Coach, Training Season, dan Sunday Run untuk membuat pengalaman berlari lebih personal dan menyenangkan.
Yang menarik, pasangan publik figur Dipha Barus dan Vanessa Budihardja-Barus ditunjuk sebagai muse AIA Vitality Women’s 10K 2026. Kehadiran mereka menjadi refleksi bahwa perjalanan hidup sehat tidak harus dilakukan sendiri.
“Menurut saya, Women’s 10K bukan hanya tentang perempuan yang berlari, tapi juga tentang support system di sekitarnya. Dukungan kecil dari orang terdekat bisa memberikan dampak besar,” ujar Dipha Barus.
Vanessa menambahkan bahwa perjalanannya dalam berlari tidak selalu mudah. Ada fase lelah dan kehilangan motivasi. Namun, dengan dukungan yang tepat, ia bisa terus konsisten.
Sementara itu, Lia Merdekawaty, Kepala Komunikasi Korporasi AIA, menjelaskan bahwa perubahan gaya hidup sehat terjadi ketika ada dukungan yang tepat, baik melalui penghargaan (reward) maupun komunitas. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata fokus keberlanjutan AIA dalam pemberdayaan perempuan.
Panitia mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk mengambil satu langkah pertama. “Kami akan mendampingi dari persiapan sampai garis start,” tutup Laila.



