26 February 2024

SinarHarapan.id-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) seyogyanya memiliki fasilitas inovasi dan riset yang mumpuni. Kebutuhan riset masyarakat yang tinggi, ditambah dengan perkembangan riset yang semakin cepat menuntut BRIN untuk selangkah lebih maju dalam penyediaan fasilitas riset dalam berbagai bidang, tidak terkecuali dalam bidang elektronika.

Clean Room merupakan ruangan yang memiliki sistem filtrasi khusus dan memiliki beberapa sistem yang digunakan untuk mencegah adanya kontaminasi, khususnya kontaminasi dari udara seperti debu. Organisasi Riset Elektronika dan Informatika melalui Pusat Riset Elektronika BRIN membangun Clean Room yang akan menjadi fasilitas unggulan dari BRIN tepatnya Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun, Bandung.

Kepala Pusat Riset Elektronika BRIN, Yusuf Nur Wijayanto usai Rapat Pimpinan bersama Kepala BRIN pada Senin (12/2/2024) mengungkapkan bahwa, Clean Room diperuntukan untuk fabrikasi device mikro-nano elektronika. Adanya fasilitas ini bertujuan agar tidak ada kontaminasi dalam fabrikasi komponen.

“Clean Room merupakan fasilitas atau infrastruktur riset untuk pembuatan fabrikasi device atau komponen yang ditujukan untuk device micro-nano electronica. Clean room milik BRIN itu memiliki kemampuan bisa untuk fabrikasi device dengan ukuran 600 nm,” kata Yusuf dalam keterangannya dikutip dari laman BRIN, Jakarta, Selasa (13/2/2024).

Yusuf menambahkan bahwa clean room akan membantu dalam pengembangan device mikro-nano elektronika. Pasalnya debu atau kontaminasi udara lainnya dapat mempengaruhi koneksi jalur elektronik.

“Clean room butuh situasi yang sangat bersih, karena 600 nm itu harus terjauh dari debu, takutnya akan mempengaruhi koneksi jalur-jalur elektroniknya itu yang akan terhambat. Di kita itu ada dua kelas, kelas 1000 partikel/m dan 100 partikel/meter2, nah itu tergantung dari kebutuhan,” tuturnya.

Meskipun demikian, saat ini clean room masih berada di tahap instalasi alat-alat pendukung. Dengan harapan awal 2024 sudah dapat diuji coba.

“Saat ini proses pengadaan alat itu ada dari 2023, secara ruangan Clean Room itu sudah siap tapi untuk alat-alat di dalamnya sedang dalam proses instalasi. Dan untuk tahun ini akan diharapkan bisa trial.  Kita berharap awal maret bisa running, untuk menguji alatnya dan bikin device sederhana,” terang Yusuf saat menjelaskan mengenai rencana penggunaan Clean Room.

Ia  juga berharap bahwa Clean Room nantinya akan beroperasi dengan baik, karena fasilitas riset ini akan diperuntukan untuk riset sivitas BRIN maupun umum.

“BRIN berharap Clean Room itu bisa beroperasi dengan baik mulai dari fabrikasi sampai nanti kita jadikan functional device, dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan riset dan inovasi dan untuk kebutuhan Indonesia ke depannya,” ungkapnya.(isn/infopublik)