SinarHarapan.id- Daihatsu kembali menegaskan dominasinya di segmen kendaraan komersial dengan menghadirkan empat varian Gran Max dalam pameran GIICOMVEC 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, yang berlangsung 8–11 April 2026.
Berdiri di Hall B Booth B1-5, pabrikan asal Jepang itu mengusung tema “Tumbuh Bersama, Bisnis Makin Kuat”. Ajang tahunan ini memang dirancang khusus bagi pelaku usaha yang mencari solusi mobilitas andal.
Gran Max bukan sekadar kendaraan niaga biasa. Data penjualan membuktikannya. Sepanjang 2025, Gran Max Pick Up terjual lebih dari 43 ribu unit dengan pangsa pasar 58 persen di segmen Pick Up Low. Sementara Gran Max Blind Van dan Mini Bus menguasai 92 persen pasar semi commercial dengan volume lebih dari 18 ribu unit.
“Kepercayaan pelanggan adalah fondasi utama perjalanan kami. Gran Max bukan sekadar kendaraan niaga, tetapi sahabat bisnis yang selalu hadir mendukung berbagai kebutuhan pelaku usaha di Indonesia,” ujar Rokky Irvayandi, Deputy Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, di lokasi pameran, Rabu (8/4).
Baca juga : Libur Lebaran Makin Tenang, Daihatsu Siapkan 6 Posko dan 89 Bengkel Siaga di Jalur Mudik
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2007 hingga Februari 2026, lebih dari 900 ribu unit Gran Max telah terjual. Angka ini menjadikannya market leader selama 17 tahun berturut-turut dengan total penjualan Daihatsu sekitar 137 ribu unit atau 16,5 persen pangsa pasar nasional.
Apa yang membuat Gran Max istimewa? Daihatsu menampilkan empat unit representasi kebutuhan riil. Gran Max Mobile Market menjadi sorotan utama—sebuah mobil konsep minimarket berjalan yang menjual kebutuhan sehari-hari dari makanan hingga bahan pokok segar. Ada pula Gran Max Pick Up 1.5 AC PS dengan kapasitas angkut besar, Gran Max Blind Van Logistic bertransmisi otomatis, serta Gran Max Mini Bus Lifestyle untuk industri kreatif dan komunitas.
Selama pameran, Daihatsu juga menawarkan program Daihatsu Idul Fitri (DAIFIT) periode 1 Februari–30 April 2026 dengan hadiah utama paket umroh untuk sembilan pemenang. Layanan purnajual pun tersebar luas: lebih dari 260 outlet, 170 bengkel, 320 layanan mobil keliling, dan 3.320 part shop di seluruh Indonesia.


