SinarHarapan.id-Platform ride-hailing Grab merespons arahan Presiden Prabowo Subianto untuk perlindungan sosial. Mereka mengalokasikan dana sebesar Rp100 miliar guna mendukung para mitra pengemudinya. Program ini hadir dalam tiga babak pendampingan berkelanjutan bagi para driver.
Babak pertama fokus pada pemberian rasa aman melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Grab memfasilitasi iuran JKK dan JKM bagi ratusan ribu mitra driver berprestasi. Skema ini memberikan tambahan lapisan jaminan sosial tanpa mengganggu fleksibilitas kerja mereka.
Babak kedua menghadirkan apresiasi berupa Bonus Hari Raya 2026. Grab memberikan bonus tambahan ini sebagai bentuk penghargaan atas konsistensi layanan para mitra. BHR ini merupakan bentuk apresiasi ekstra dan bukan bagian dari skema upah.
Babak ketiga mendorong peningkatan kapasitas melalui program GrabAcademy. Platform ini membekali para driver dengan keterampilan baru untuk naik kelas. Lebih dari 3.400 driver telah beralih menjadi mitra merchant dan 1.700 lainnya naik dari GrabBike ke GrabCar.
Peluncuran program ini berlangsung di Jakarta pada Sabtu (13/1). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Turut hadir pula perwakilan Kemenko Perekonomian dan BPJS Ketenagakerjaan.
Menteri Maman menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berpaling dari kehidupan para driver ojol. Ia menyebut profesi driver online telah menjadi penopang ekonomi nasional saat ini. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan ekosistem transportasi online tetap sehat.
Plt. Deputi Kemenko Perekonomian Dida Gardera menyambut baik inisiatif tiga babak dari Grab. Ia menyatakan program ini bisa menjadi contoh baik perluasan jaminan sosial bagi pekerja informal. Gardera menekankan pentingnya perlindungan di tengah bonus demografi Indonesia.
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan. Seluruh dukungan ini tetap menjaga keberlanjutan model kemitraan dan struktur bagi hasil yang berlaku. Grab ingin terus menemani dan tumbuh bersama seluruh mitra pengemudinya.
Kisah sukses datang dari Yodhi M. Ahyad, mantan driver GrabBike yang kini menjadi pengusaha. Ia mengembangkan bisnis kuliner bermodal enam brand dengan lebih dari 100 mitra waralaba. Yodhi mengawali usahanya sebagai mitra UMKM di GrabFood pada tahun 2018.
Grab berjanji terus menghadirkan program berfokus pada perlindungan dan pengembangan kompetensi. Kolaborasi erat dengan pemerintah akan terus dijaga untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital. Dampak nyata dan berkelanjutan bagi mitra driver menjadi tujuan utama.




