Otomotif

Dari Lahan Terjal ke Jalan Raya, Hino Motors Buktikan Diri Mitra Strategis Transportasi Negeri

×

Dari Lahan Terjal ke Jalan Raya, Hino Motors Buktikan Diri Mitra Strategis Transportasi Negeri

Sebarkan artikel ini
Dari Lahan Terjal hingga Jalan Raya, Hino Motors Buktikan Diri Mitra Strategis Pembangunan Negeri.(Doc)
Dari Lahan Terjal hingga Jalan Raya, Hino Motors Buktikan Diri Mitra Strategis Pembangunan Negeri.(Doc)

SinarHarapan.id-PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) terus membuktikan perannya sebagai penggerak transportasi nasional. Terbaru, pada gelaran GIICOMVEC 2026, produsen kendaraan niaga itu meluncurkan Hino Bus 136 MDBL 4×4, kendaraan angkut pekerja yang dirancang khusus untuk beroperasi di medan berat perkebunan dan pertambangan.

Langkah strategis ini menegaskan komitmen Hino sebagai penggerak transportasi nasional sekaligus tulang punggung kegiatan ekonomi di wilayah terpencil Tanah Air.

Bus berpenggerak 4×4 ini berbeda dengan kendaraan penumpang konvensional. Dilengkapi transfer case pembagi daya roda depan dan belakang, stabilizer depan, serta ground clearance tinggi, kendaraan ini mampu melintasi jalan terjal, berbatu, dan menanjak dengan selamat. Mesin N04C berstandar Euro4 dipastikan sanggup beroperasi secara intensif hingga 24 jam penuh di lingkungan kerja ekstrem.

Wakil Presiden Direktur HMSI, Alex Sutisna, mengungkapkan bahwa kehadiran bus tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan sektor industri yang selama ini kesulitan mengakses lokasi operasional.

“Hino memahami bahwa setiap sektor industri memiliki kebutuhan operasional yang berbeda. Melalui unit terbaru ini, kami ingin memberikan solusi transportasi yang aman dan andal bagi perusahaan perkebunan ataupun pertambangan dalam mendukung mobilitas para pekerja di area medan berat,” ujar Alex di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Hino Bus 4x4 Penakluk Medan Ekstrem, Kiprah Nyata Penggerak Transportasi dan Ekonomi Nasional.(Doc)
Hino Bus 4×4 Penakluk Medan Ekstrem, Kiprah Nyata Penggerak Transportasi dan Ekonomi Nasional.(Doc)

Keunggulan lain, Hino Bus 136 MDBL 4×4 menjadi satu-satunya di kelasnya yang diproduksi oleh Agen Pemegang Merek (ATPM) dan telah mengantongi Surat Uji Tipe (SUT). Dengan demikian, unit ini legal dioperasikan di jalan umum, memberikan fleksibilitas penuh antara operasional off-road maupun on-road.

Baca juga :Hino Luncurkan Kendaraan 4×4 untuk Medan Ekstrem di GIICOMVEC 2026

Tak hanya mengandalkan produk unggulan, Hino juga menggerakkan transportasi nasional melalui konsep Total Support. Layanan purna jual terpadu, ketersediaan suku cadang asli, jaringan dealer yang luas, serta teknologi digital My Hino dan Hino Connect menjadi kekuatan utama perusahaan. Sistem tersebut membantu pelanggan memantau kondisi kendaraan secara komprehensif, memastikan armada tetap prima dan bisnis terus berjalan tanpa hambatan.

Dalam kesempatan terpisah, Hino juga menegaskan komitmen keselamatan transportasi dengan menggandeng regulator dan operator bus. Diskusi yang melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan PO Primajasa menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi pengemudi serta manajemen perawatan kendaraan menjadi kunci utama mengurangi kecelakaan akibat faktor manusia.

Selain itu, Hino memamerkan unit pemadam kebakaran berbasis Hino 300 Series 136 HDX berkapasitas tangki air 3.000 liter. Kendaraan ini dirancang untuk respons cepat di area padat penduduk, kawasan industri, maupun fasilitas niaga. Edukasi penanganan kebakaran pun digelar bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran DKI Jakarta.

“Hino ingin menunjukkan peran tidak hanya sebagai penyedia kendaraan niaga, tetapi juga mitra yang berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko kebakaran,” ujar Anton Nugroho, GMB Division Head HMSI.

Dengan bus 4×4 tangguh untuk perkebunan dan tambang, layanan purna jual terintegrasi, serta kontribusi nyata di sektor logistik, distribusi, hingga layanan publik, Hino Indonesia membuktikan diri bukan sekadar produsen kendaraan niaga. Perusahaan ini menjelma menjadi mitra strategis pembangunan ekonomi dari Sabang hingga Merauke.