Nasional

Data Nyata SIGAP: Imunisasi Naik Drastis, Cuci Tangan Makin Patuh, Gizi Anak Membaik

×

Data Nyata SIGAP: Imunisasi Naik Drastis, Cuci Tangan Makin Patuh, Gizi Anak Membaik

Sebarkan artikel ini
Buktikan Perubahan Perilaku Bisa Langsung dari Puskesmas, Program Keluarga SIGAP Catat Hasil Nyata.(Doc)
Buktikan Perubahan Perilaku Bisa Langsung dari Puskesmas, Program Keluarga SIGAP Catat Hasil Nyata.(Doc)

SinarHarapan.id-Program Keluarga SIGAP buktikan perubahan perilaku kesehatan terintegrasi bisa dicapai lewat layanan primer. Program kolaborasi ini fokus pada tiga hal: imunisasi lengkap, cuci tangan pakai sabun, dan gizi anak di bawah dua tahun. Mereka gunakan platform yang sudah ada seperti Posyandu dan kunjungan rumah.

Hasilnya signifikan. Cakupan imunisasi dasar rata-rata naik sekitar 15% di tiga kabupaten area perluasan. Banjar catat lompatan terbesar, dari 37% menjadi 59%. Dosis akhir imunisasi pneumonia di Brebes bahkan hampir dua kali lipat.

Praktik gizi di rumah juga membaik. Inisiasi menyusu dini naik 4,4% dan keragaman pangan meningkat 6,8%. Sebanyak 96% orang tua akui alat bantu gizi SIGAP membantu mengarahkan pola makan harian anak mereka.

Kebiasaan cuci tangan pakai sabun makin kuat di momen penting. Kepatuhan naik 6,4% dan keterlibatan ayah meningkat 13%. Hampir 7% lebih banyak rumah tangga kini punya fasilitas cuci tangan lengkap dengan sabun.

Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes, dr. Niken, tegaskan program ini selaras dengan prioritas nasional. “Melalui SIGAP, masyarakat tidak sekadar tahu, tapi benar-benar mengubah perilaku sehari-hari,” ujarnya. Ia sebut ini pondasi untuk Indonesia Emas 2045.(15/1)

Program ini merupakan kerja sama Gavi, Unilever Lifebuoy, dan The Power of Nutrition. Mereka dukung upaya pemerintah dengan pendekatan terintegrasi. Pesan kesehatan disampaikan bersamaan dalam keseharian pengasuhan anak.

SIGAP Bikin Gerakan: Cakupan Imunisasi Lengkap di Banjar Tembus 59%, Ayah Makin Aktif Cuci Tangan!.(Doc)
SIGAP Bikin Gerakan: Cakupan Imunisasi Lengkap di Banjar Tembus 59%, Ayah Makin Aktif Cuci Tangan!.(Doc)

Untuk perluas jangkauan, SIGAP juga manfaatkan media dan platform digital. Iklan layanan masyarakat di TV menjangkau lebih dari 4,7 juta orang. Konten di media sosial raup miliaran impresi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Pihak mitra internasional pun angkat bicara. Augustin Flory dari Gavi sebut SIGAP perkuat agenda imunisasi nasional lewat aksi lintas sektor. “Program ini bantu bangun kepercayaan terhadap vaksin,” katanya.

Chris Skeet dari The Power of Nutrition nilai SIGAP tunjukkan kekuatan kemitraan untuk dukung gizi di rumah. Sementara Parnil Sarin dari Lifebuoy sebut program ini bantu jadikan CTPS bagian dari perjalanan kesehatan anak.

Pembelajaran dari fase perluasan ini akan jadi dasar pengembangan program ke depan. Tujuannya membantu lebih banyak keluarga terapkan perilaku pencegahan demi anak Indonesia yang lebih sehat.