Nasional

Dipicu Libur Panjang, Jasa Marga Prediksi Lonjakan Arus Mudik Capai 3,6 Juta Kendaraan

×

Dipicu Libur Panjang, Jasa Marga Prediksi Lonjakan Arus Mudik Capai 3,6 Juta Kendaraan

Sebarkan artikel ini
Analisis Jasa Marga di IIMS: 57% Arus Mudik Timur Arahnya ke Tol Trans Jawa.(Doc)
Analisis Jasa Marga di IIMS: 57% Arus Mudik Timur Arahnya ke Tol Trans Jawa.(Doc)

SinarHarapan.id-PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan arus mudik Lebaran 2026 akan mencapai 3,6 juta kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek. Angka tersebut diperkirakan seiring dengan panjangnya masa libur Lebaran tahun ini, dengan mayoritas kendaraan bergerak menuju arah timur untuk melalui ruas Tol Trans Jawa.

Berdasarkan data historis, distribusi arus mudik diperkirakan sebagai berikut:

Arah Timur: 50% (sekitar 1,8 juta kendaraan), dengan rincian 57% menuju Trans Jawa dan 42% ke Bandung.

Arah Barat (Merak): 28%.

Arah Selatan (via Ciawi): 20,7%.

Proyeksi ini disampaikan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantoro, di sela-sela ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2).

Titik perhatian utama adalah arus ke arah timur, karena lebih dari setengahnya akan memadati Tol Trans Jawa. Hal ini memerlukan persiapan ekstra dari sisi pengelolaan lalu lintas dan layanan.

Toyota Luncurkan 4 Model Hybrid EV dengan Harga Lebih Terjangkau di IIMS 2026

Jasa Marga juga memproyeksikan arus balik Lebaran 2026 akan mencapai sekitar 3,5 juta kendaraan. Pola pergerakannya relatif sama, meski porsi kendaraan dari Trans Jawa diperkirakan sedikit berkurang menjadi 55% karena kemungkinan penundaan waktu kepulangan.

Rivan menjelaskan bahwa proyeksi ini disusun berdasarkan pengalaman pengelolaan lalu lintas periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya, di mana tingkat akurasi perhitungan Jasa Marga mencapai hampir 100% atau sekitar 90,9%.

Perusahaan menyatakan kesiapannya untuk memberikan pelayanan terbaik. “Ini adalah satu kegiatan yang terus disiapkan oleh kami dan seluruh Direksi, yang secara lengkap mendukung terhadap persiapan Lebaran,” tutur Rivan.

Dengan proyeksi ini, Jasa Marga dan pemangku kepentingan terkait diharapkan dapat mempersiapkan strategi dan infrastruktur pendukung guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan menciptakan perjalanan yang lebih lancar dan aman bagi masyarakat.