Jajaran PT East-West Seed Indonesia (EWINDO) saat menyalurkan bantuan pada petani yang terdampak banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (24/5/2024). (Foto: EWINDO)

SinarHarapan.id – Banjir bandang “Galodo” yang menerjang beberapa wilayah di Sumatera Barat pada Sabtu, 11 Mei 2024 lalu meluluhlantakkan beberapa kabupaten di provinsi tersebut. Bebrapa kabupaten yang terdampak adalah Kabupaten Agam, Tanah Datar dan juga Padang Panjang.

Tidak hanya rumah tinggal, jalan-jalan penghubung wilayah maupun infrastruktur publik yang rusak oleh Galodo, namun juga lahan pertanian di kawasan-kawasan tersebut.

Menyadari urgensi dari situasi ini, PT East-West Seed Indonesia (EWINDO) bergerak untuk menyalurkan bantuan yang dibutuhkan guna membantu para petani melalui periode tanggap darurat.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi para petani yang terdampak ‘Galodo’ di Sumatera Barat ini. Berdasarkan data yang kami kumpulkan di lapangan, diperkirakan sekitar 500 Ha lahan produktif rusak akibat bencana ini,” ujar Managing Director EWINDO, Glenn Pardede.

“Hal tersebut mengakibatkan kerugian besar bagi para petani yang menggantungkan hidupnya pada hasil pertanian. Semoga bantuan yang kami himpun ini dapat membantu sahabat-sahabat kami petani di Sumbar melewati hari demi hari dalam masa tanggap darurat,” katanya lagi.

Lebih lanjut, Glenn menyampaikan terima kasih atas dukungan Eliana Amd. beserta rekan-rekan dari Mentari Agro Semesta, mitra dealer EWINDO di Sumbar, yang telah membantu penyaluran bantuan dengan cepat.

“Kami juga ingin mengajak berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, untuk bergotong royong membantu para korban dan bekerja sama meringankan beban korban ‘Galado’, kata Glenn.

PT East-West Seed Indonesia (EWINDO) bergerak untuk menyalurkan bantuan yang dibutuhkan guna membantu para petani melalui periode tanggap darurat. (Foto: EWINDO)

EWINDO meluncurkan program EWINDO Peduli yang tidak hanya di saat fase tanggap darurat berupa bantuan kebutuhan pokok yang berorientasi jangka pendek saja. Lebih lanjut, EWINDO juga berkomitmen membantu membangun ketahanan jangka panjang bagi komunitas petani di wilayah terdampak, antara lain melalui bantuan benih ”Cap Panah Merah”, sarana produksi pertanian (saprodi) maupun program-program pembinaan dan pendampingan agar petani dapat segera melanjutkan kembali kegiatan pertanian mereka dengan semangat yang baru.

Oleh karena itu, dalam momen penyerahan bantuan ini, tim EWINDO juga sekaligus mendengarkan aspirasi dan kebutuhan para petani secara langsung di lokasi. Hal ini guna memastikan agar program bantuan jangka panjang yang dirancang nantinya bisa secara tepat mendukung upaya pemulihan yang lebih berkesinambungan.

Informasi lebih lanjut tentang PT East-West Seed Indonesia (EWINDO) dan benih “Cap Panah Merah”, silakan mengunjungi www.panahmerah.id. maupun akun resmi media sosial.

PT East-West Seed Indonesia (EWINDO) merupakan produsen benih hortikultura yang mengembangkan, memproduksi dan memasarkan benih sayuran dengan merk dagang ”Cap Panah Merah”.

Didirikan pada tahun 1990, EWINDO memiliki misi untuk menyediakan benih sayuran berkualitas tinggi, membantu petani dengan pelayanan terbaik dan mendorong peningkatan konsumsi sayuran. EWINDO juga ingin mengembangkan industri benih lokal yang inovatif agar dapat menghasilkan benih sayuran yang berkualitas tinggi.

Sampai dengan 2023, EWINDO telah bermitra dengan sekitar 17.000 petani produksi benih yang tersebar di wilayah Jawa Timur, Banten dan Lampung. Selain itu EWINDO juga membina lebih dari 7 juta petani sayuran yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. EWINDO didukung oleh 100% karyawan lokal, termasuk peneliti dalam negeri.

Hingga saat ini EWINDO telah menghasilkan lebih dari 150 varietas benih unggul dan telah mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, ISO 9001:2008 dan akreditasi dari International Seed Testing Association (ISTA).