SinarHarapan.id-Indonesia memimpin tingkat kebahagiaan kerja di Asia Pasifik dengan skor 82% menurut laporan terbaru Jobstreet by SEEK. Pendorong utama bukan lagi gaji, melainkan work-life balance dan rasa memiliki tujuan dalam pekerjaan.
Jobstreet mengungkap Gen Z justru mencatat tingkat kebahagiaan terendah di angka 76%, lebih rendah dibanding Gen X dan Milenial. Mereka kerap merasa kurang dihargai dan kesulitan melihat tujuan dari pekerjaan sehari-hari.
Sektor Teknologi menjadi primadona dengan tingkat kebahagiaan tertinggi 93%, sementara Jabodetabek memimpin sebagai wilayah dengan pekerja paling bahagia. Namun, laporan ini juga menyisipkan alarm serius terkait kesejahteraan mental.
Di balik angka optimistis itu, sebanyak 43% pekerja Indonesia mengaku mengalami burnout atau kelelahan mental. Bahkan, 40% dari mereka yang mengaku bahagia ternyata juga merasakan kelelahan yang tersembunyi.
Perusahaan perlu waspada karena 42% pekerja merasa teknologi AI mengancam keamanan pekerjaan mereka. Jobstreet mendorong perusahaan untuk proaktif membangun makna kerja dan mendukung fleksibilitas agar kebahagiaan karyawan berkelanjutan.





