Ajang yang berlangsung 8–11 April 2026 itu resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian RI, Eko S.A. Cahyanto, mewakili Menteri Perindustrian. Turut mendampingi Dirjen ILMATE, Setia Diarta. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap ekosistem logistik dan transportasi nasional.
Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa pameran B2B ini bukan sekadar pameran biasa. “Mayoritas pengunjung adalah pelaku bisnis dari berbagai lini industri yang datang untuk networking dan mencari solusi kebutuhan bisnis mereka. Ketepatan trade visitors sangat berpengaruh pada efektivitas kegiatan bisnis,” ujarnya di sela-sela acara.
Tidak kurang dari 14 merek kendaraan komersial terkemuka memamerkan teknologi terbaru, mulai dari Daihatsu, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Toyota, hingga Wuling. Lebih dari 45 merek industri pendukung—karoseri, suku cadang, hingga sistem manajemen armada digital—turut meramaikan.
Baca juga : JAC Motors Andalkan Tiga Model Kendaraan Listrik di GIICOMVEC 2026
Ketua Penyelenggara GIICOMVEC 2026, Anton Kumonty, mengungkapkan bahwa pameran ini dirancang sebagai ruang berbagi edukasi. “Para pelaku bisnis tidak hanya bertransaksi, tetapi juga mengikuti seminar dan workshop. Lebih dari 1.200 peserta hadir dalam sesi-sesi tersebut,” katanya. Topik yang diangkat meliputi tantangan industri, solusi berkelanjutan, serta kerja sama lintas sektor.
Dukungan penuh juga datang dari asosiasi seperti APTRINDO, ARPI, ASKARINDO, hingga National Logistics Community (NLC). Sponsor utama Sailun Group serta Pertamina Lubricants dan Lalamove turut menyemarakkan ajang dua tahunan ini.
Putu Juli Ardika berharap GIICOMVEC terus menjadi katalis pertumbuhan. “Dengan kolaborasi pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha, industri kendaraan komersial Indonesia akan semakin tangguh,” pungkasnya.