SinarHarapan.id-Industri kendaraan niaga nasional memasuki babak baru. PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) resmi menyerahkan kemudi perusahaan kepada nahkoda baru di tengah tantangan pasar yang semakin kompleks. Shingo Sakai ditunjuk sebagai Presiden Direktur menggantikan Takashi Muto, efektif sejak 7 Februari 2026.
Pergantian pimpinan puncak ini bukan sekadar rotasi biasa. Dalam tradisi korporasi Hino Motors Ltd. Jepang, perpindahan posisi antarnegara—yang dikenal dengan istilah tour of duty—menjangkar keyakinan bahwa kepemimpinan harus diperkaya dengan perspektif global dan pengalaman lintas pasar.
Takashi Muto, yang memimpin HMSI sejak 1 Februari 2023, meninggalkan fondasi kuat. Di era kepemimpinannya, perusahaan berhasil melewati masa transisi pascapandemi sambil terus mengokohkan layanan Total Support sebagai identitas Hino di mata pelanggan Indonesia.
“Pergantian ini mencerminkan keyakinan Hino akan pentingnya kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada perkembangan industri serta kebutuhan pelanggan,” Jumat (27/2/2026).
Dari Australia, Filipina, Kini Indonesia
Shingo Sakai bukan wajah asing di peta bisnis Hino global. Pria yang bergabung dengan Hino Motors Ltd. pada 2007 ini telah mengarungi hampir dua dekade dengan berbagai tanggung jawab strategis. Ia malang melintang menangani pasar Amerika Utara, memimpin pengembangan solusi telematika HINO-CONNECT, hingga memperkuat lini bisnis purnajual yang mencakup suku cadang dan layanan.
Pengalaman internasionalnya kian mentok setelah dipercaya sebagai Vice President di Hino Motors Sales Australia, kemudian menjabat President di Hino Motors Philippines. Di Filipina, ia tidak hanya duduk di kursi direktur utama, tetapi juga merangkap sebagai Chairman Motor Mall NCR—salah satu jaringan dealer Hino di Manila—yang memberinya pemahaman mendalam tentang denyut nadi bisnis pelanggan di tingkat operasional.
“Indonesia merupakan salah satu pasar kendaraan niaga yang sangat penting bagi Hino. Saya merasa terhormat mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan peran ini,” ujar Shingo Sakai dalam pernyataan perdananya sebagai nahkoda baru HMSI.
Filosofi H.O.P.E. dan Target Retensi Pelanggan
Di balik gaya kepemimpinan Shingo Sakai, tersemat filosofi yang ia sebut H.O.P.E.—akronim dari Honest, Open, Perseverant, Earnest. Filosofi ini menjadi kompas strateginya dalam menjaga kepuasan pelanggan. Ia meyakini bahwa retensi pelanggan yang kuat adalah fondasi utama keberlanjutan bisnis jangka panjang.
“Ke depan, saya ingin memperkuat jaringan dealer Hino, menjaga kedekatan dengan pelanggan, memperkuat layanan Total Support, serta memastikan Hino terus menjadi mitra bisnis yang dapat diandalkan bagi pelanggan di Indonesia,” tegas Sakai.
Dengan pengalaman global yang membentang dari Jepang, Amerika Utara, Australia, hingga Filipina, Shingo Sakai diharapkan mampu membaca peta persaingan industri kendaraan niaga Indonesia yang semakin semarak sekaligus menuntut fleksibilitas strategi. Tugas utamanya: memastikan Hino tidak hanya menjual truk dan bus, tetapi juga tumbuh bersama bisnis pelanggan.

