Gaya HidupOlah Raga

Indonesia Fitness Summit 2025, Upaya APKI Membugarkan Masyarakat

×

Indonesia Fitness Summit 2025, Upaya APKI Membugarkan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

IFS merupakan kegiatan tahunan yang mempertemukan pelatih kebugaran, pengusaha, praktisi kesehatan, serta penggiat gaya hidup aktif dari berbagai penjuru Indonesia.

APKI menggelar Indonesia Fitness Summit (IFS) di The Energy Building, SCBD, Minggu (2/11/2025)

SinarHarapan.id – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kampanye Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menuju Indonesia Bugar 2045, Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI) kembali menggelar Indonesia Fitness Summit (IFS) pada hari Minggu, 2 November 2025. Bertempat di ballroom Soehanna Hall – The Energy Building, SCBD Jakarta Selatan, acara ini menjadi momentum penting bagi seluruh pelaku industri kebugaran untuk bersatu, berbagi, dan berkolaborasi.

IFS merupakan kegiatan tahunan yang mempertemukan pelatih kebugaran, pengusaha, praktisi kesehatan, serta penggiat gaya hidup aktif dari berbagai penjuru Indonesia. Mereka hadir tidak hanya untuk memperluas jejaring, tetapi juga untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem kebugaran yang inklusif, profesional, dan berkelanjutan.

Dalam konferensi pers pembuka, Ketua Umum APKI Jansen Ongko menyampaikan bahwa IFS 2025 hadir dengan semangat baru dan skala yang lebih besar dibandingkan edisi terakhir pada tahun 2019.
“Kami sangat bangga bahwa acara ini mendapat rekomendasi resmi dari Kemenpora RI dan berada di bawah naungan mereka. Ini menjadi bukti bahwa industri kebugaran semakin diakui sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Jansen.

Lebih dari sekadar pertemuan tahunan, IFS 2025 dirancang sebagai platform strategis untuk mendorong pertumbuhan industri kebugaran nasional. Dengan mengusung tiga area utama, yaitu Exhibition, Conference, dan Business Area, para pengunjung dapat menikmati rangkaian diskusi, demo, dan kolaborasi yang menyentuh berbagai aspek penting: dari inovasi pelatihan, regulasi profesi, hingga peluang bisnis dan kemitraan strategis.

Area Exhibition menghadirkan berbagai brand kebugaran, teknologi olahraga, dan produk gaya hidup sehat yang dapat langsung dijelajahi oleh peserta. Di Conference Area, para narasumber membawakan topik-topik aktual seperti pendekatan ilmiah dalam pelatihan, strategi intervensi obesitas, hingga kebijakan publik yang mendukung gaya hidup aktif. Sementara Business Area menjadi ruang interaktif bagi pelaku usaha dan stakeholder untuk menjajaki peluang kerja sama dan investasi.

Jansen Ongko Ketua Umum APKI (tengah)

Jansen menegaskan bahwa tujuan utama IFS tetap sejalan dengan misi APKI sejak awal berdiri: memberikan dampak positif terhadap industri kebugaran melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan dukungan terhadap semua pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Kami berharap kesejahteraan pelatih kebugaran dan para stakeholder semakin terjamin. Dengan begitu, mereka akan semakin bersemangat dalam membugarkan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jansen juga mengangkat isu penting yang menjadi latar belakang gerakan ini: meningkatnya angka obesitas di Indonesia.
“Data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa 1 dari 3 orang dewasa dan 1 dari 5 anak mengalami obesitas. Ini bukan lagi masalah individu, melainkan endemi global yang mengancam masa depan bangsa. Tanpa intervensi nyata, kita menghadapi risiko besar terhadap kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Melalui IFS dan berbagai program lainnya, APKI berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Bugar 2045. “Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari komunitas. Dan hari ini, kita semua adalah bagian dari perubahan itu,” tutup Jansen dengan penuh semangat.