SinarHarapan.id – Inovasi Sisbak Mortir (Sistem Penembakan Mortir berbasis Komputer) membawa PT Hariff Dipa Persada (Hariff Defense) sukses meraih Penghargaan Rintisan Teknologi Industri (RINTEK) 2025.
Kementerian Perindustrian RI memberikan penghargaan ini atas keberhasilan Hariff Defense dalam menghadirkan inovasi produk unggulan Sisbak Mortir yang diperkenalkan dalam ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo 2025 di Jakarta International Convention Center pada 17–18 September 2025.
Pencapaian ini telah mendapat sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada 2021, dengan nilai 51,98% dari Kementrian Perindustrian (Kemenperin) melampaui ketentuan minimal. Selain itu, pencapaian ini telah mendapat pengakuan hak merek dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada 2022.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan Penghargaan Rintek (Rintisan Teknologi) 2025 langsung kepada Direktur Bisnis Hariff Defense Uco Isnaini. Ini menjadi momentum penting, tidak hanya bagi Hariff Defense, tetapi juga bagi perkembangan industri pertahanan dalam negeri.
Inovasi Sisbak Mortir merupakan hasil perjalanan panjang penelitian dan pengembangan dengan kerja sama antara Hariff Defense bersama Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) sejak 2015. Melalui berbagai tahap uji coba dan sertifikasi, produk ini kini telah masuki tahap produksi massal dan penggunaan secara luas di satuan Infanteri TNI AD maupun Marinir TNI AL.
Keunggulan Sisbak Mortir
Keunggulan Sisbak Mortir terletak pada kemampuannya mempercepat sekaligus meningkatkan akurasi perhitungan tembakan mortir. Sistem ini terdiri dari tiga unit utama: (1) Jaupan atau Peninjau Depan, (2) Pusturbak atau Pusat Pengatur Tembakan, dan (3) Pucuk sebagai pusat kontrol/firing center.
Perangkat Infantry Targeting Device (ITD) karya Hariff Defense dilengkapi Laser Range Finder (LRF) hingga jarak 3 km, sistem ini memungkinkan penguncian target dengan sangat presisi. Data yang masuk kemudian diproses cepat, menghasilkan kalkulasi tembakan yang jauh lebih efisien daripada metode konvensional berbasis plotting board dan Morcos.
Menteri Perindustrian menekankan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas inovasi dan invensi teknologi dari perusahaan nasional. Harapannya, capaian tersebut mampu memperkuat daya saing industri pertahanan lokal sekaligus mendukung visi Making Indonesia 4.0 dan mendorong transformasi digital sektor industri.
Menanggapi hal ini, Direktur Utama Hariff Defense menyampaikan, “Sisbak Mortir adalah bukti komitmen kami untuk menghadirkan solusi pertahanan yang tidak hanya unggul dari sisi teknis, tetapi juga sepenuhnya dikembangkan oleh sumber daya manusia dan industri nasional. Penghargaan ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus melakukan riset, pengembangan, serta kolaborasi dalam menghadirkan teknologi terbaik untuk bangsa.”
Ia menambahkan, keberhasilan meraih RINTEK 2025 menginspirasi industri pertahanan nasional lainnya untuk senantiasa berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Hariff Defense (PT Hariff Dipa Persada) merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang sistem kontrol, telekomunikasi, dan solusi teknologi pertahanan. Dengan moto “Determination on Technology, Proven”, Hariff Defense konsisten menjadi mitra strategis bagi berbagai instansi pertahanan dan pemerintah dalam menyediakan solusi teknologi yang andal, inovatif, dan adaptif.










