LACTOGROW Ungkap Hubungan Pencernaan dan Perilaku Anak di Digestion Expert Lab
Sebarkan artikel ini
Mengintip Laboratorium Pencernaan Anak Pertama di Indonesia: Ketahui Tanda Rewel Bisa Berasal dari Gangguan Gizi.(Doc)
SinarHarapan.id-Sebanyak satu dari lima anak di dunia bawah usia empat tahun mengalami tantangan pencernaan fungsional. Data ilmiah internasional itu menjadi pijakan utamapeluncuran LACTOGROW Digestion Expert Lab di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, pada 5–7 Juni 2026. Untuk pertama kalinya di Indonesia, orang tua dan anak diajak menjelajahi dunia pencernaan melalui teknologi imersif dan zona stimulasi interaktif. Inisiatif ini digelar bertepatan dengan Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia.
Apa yang membuat acara ini penting? Dokter Spesialis Anak, dr. Miza Afrizal Azwir, Sp.A., BMedSci, MKes, mengungkapkan fakta mengejutkan di lokasi. Menurutnya, perilaku keseharian anak seperti rewel, kurang nafsu makan, sulit tidur nyenyak, atau selalu ingin menempel pada orang tua, ternyata kerap berkaitan langsung dengan kondisi pencernaan yang tidak nyaman dan kurang optimal.
“Dalam praktik saya, tanda-tanda itu sering dianggap biasa oleh orang tua. Padahal, itu bisa menjadi sinyal bahwa penyerapan gizi terhambat,” jelas dr. Miza di sela-sela acara, Jumat (5/6).
Lebih lanjut, dr. Miza menekankan pentingnya memilih probiotik berbasis bukti klinis kuat. Salah satu yang paling banyak diteliti adalah Lactobacillus reuteri (L. reuteri), dengan lebih dari 290 publikasi klinis melibatkan sekitar 25.000 individu. Probiotik ini terbukti bekerja di seluruh saluran pencernaan untuk menjaga keseimbangan mikrobiota dan mengoptimalkan penyerapan gizi.
Jakarta Punya Laboratorium Pencernaan Pertama, Orang Tua Diajak Baca Tanda BAB Si Kecil.(Doc)
Vera Gozali, Category Marketing Manager PT Nestlé Indonesia, menjelaskan bahwa laboratorium edukatif ini adalah wujud komitmen jangka panjang LACTOGROW. Menurutnya, orang tua masa kini sangat teliti dan kritis. LACTOGROW hadir sebagai satu-satunya susu pertumbuhan di Indonesia yang mengandung L. reuteri DSM 17938 di bawah lisensi BioGaia AB serta diformulasikan dengan 0 gram sukrosa.
“Tumbuh kembang optimal si kecil dimulai dari pencernaan yang sehat. Melalui Digestion Expert Lab dan fitur digital Digestion Poop Check, kami ingin edukasi pencernaan jadi dekat dengan keseharian Moms,” ujar Vera.
Vera menambahkan, siapapun bisa ambil bagian dalam aktifitas ini, misalnya dengan membeli paket yang ditawarkan.
Probiotik L. reuteri dan 0g Sukrosa: LACTOGROW Hadirkan Edukasi Imersif untuk Atasi Masalah Pencernaan Anak.(Doc)
Acara yang juga akan berpindah ke Transmart Makassar pada 26–28 Juni 2026 ini menghadirkan berbagai zona: simulasi perjalanan makanan, area konsultasi, hingga permainan stimulasi anak. Para peserta dapat memeriksa pola buang air besar (BAB) anak sebagai indikator sederhana kesehatan usus.
Tidak hanya pakar dan pelaku industri, penyanyi Anggi Marito, ibu dari satu anak yang hampir berusia dua tahun, turun langsung membagikan pengalaman pribadinya. Awalnya, ia mengira anaknya yang rewel dan malas makan adalah hal lumrah. Namun setelah mengetahui kaitan erat dengan pencernaan, ia pun memilih asupan harian yang tepat.
“Dulu saya pikir itu biasa. Kini saya lebih tenang setelah memberikan yang mengandung L. reuteri dari BioGaia dan tanpa sukrosa,” tutur Anggi.
LACTOGROW mengajak keluarga Indonesia untuk tidak lagi mengabaikan sinyal kecil dari perut si kecil. Karena pencernaan yang sehat berarti anak lahap makan, tidur nyenyak, dan bermain penuh percaya diri.