Ekonomi

Menko Perekonomian, Kemenparekraf, hingga Hippindo Sinergi Dorong Konsumsi Domestik lewat BINA Lebaran 2026

×

Menko Perekonomian, Kemenparekraf, hingga Hippindo Sinergi Dorong Konsumsi Domestik lewat BINA Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Dari kiri ke kanan : Darwin - Bambang Wisnubroto - Andy Ruswar - Erwita Dianti - Masruroh - Fetty Kwartati- Agung Gunawan.(Doc: BINA)
Dari kiri ke kanan : Darwin - Bambang Wisnubroto - Andy Ruswar - Erwita Dianti - Masruroh - Fetty Kwartati- Agung Gunawan.(Doc: BINA)

SinarHarapan.id-Pemerintah bersama pelaku usaha ritel dan pengelola pusat perbelanjaan menggelar program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 sebagai strategi mendorong konsumsi domestik sekaligus menggerakkan sektor pariwisata nasional.

Program ini akan berlangsung pada 6–30 Maret 2026 di lebih dari 400 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia, termasuk gerai ritel di stasiun dan bandara.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Kementerian Ekonomi Kreatif, Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), serta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).

Staf Ahli Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Masruroh, menyatakan bahwa periode Imlek dan Lebaran menjadi pendorong utama pergerakan wisatawan nusantara. Sinergi antara BBWI dan BINA dinilai akan memperkuat dampak ekonomi di berbagai daerah.

“Ketika wisatawan bergerak, sektor perhotelan, transportasi, kuliner, sampai ritel akan ikut bergerak. Integrasi perjalanan dan belanja menjadi strategi efektif untuk memperluas dan memperbesar dampak ekonomi,” ujar Masruroh.(13/2)

Wakil Ketua Umum HIPPINDO, Fetty Kwartati, menambahkan bahwa Imlek dan Lebaran merupakan periode krusial bagi industri ritel nasional. Pihaknya akan menggelar festival diskon dengan partisipasi lebih dari 400 mal dan berbagai merek global. Diskon yang ditawarkan mencapai 70 persen.

Dorong Wisata Belanja Lebaran, 400 Mal se-Indonesia Siap Gelar Diskon Hingga 70 Persen.(Doc)
Dorong Wisata Belanja Lebaran, 400 Mal se-Indonesia Siap Gelar Diskon Hingga 70 Persen.(Doc)

“BBWI dan BINA adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Saat wisatawan bepergian, hotel bergerak, transportasi bergerak, UMKM bergerak, dan tenant ritel di mal juga bergerak,” tegas Fetty.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mendukung program ini melalui penataan dekorasi tematik Lebaran di koridor Jalan MH Thamrin–Sudirman. Menurutnya, kawasan tersebut kini menjadi simbol integrasi antara promosi pariwisata dan belanja.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Darwin Tonggotua Siahaan, menjelaskan bahwa program BINA dirancang untuk menciptakan efek berganda bagi perekonomian, terutama melalui peningkatan belanja domestik.

BINA Lebaran 2026: Strategi Pemerintah Jaga Sirkulasi Uang di Dalam Negeri.(Doc)
BINA Lebaran 2026: Strategi Pemerintah Jaga Sirkulasi Uang di Dalam Negeri.(Doc)

“Dengan mendorong belanja di dalam negeri, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara, kita bisa menggerakkan sektor usaha dan industri kreatif. Dampaknya tidak hanya pada sektor wisata, tapi juga memperkuat pasar produk lokal dan UMKM,” kata Darwin.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Bambang Wisnubroto, menambahkan bahwa konsumsi domestik yang kuat menjadi prioritas pemerintah. Ia berharap BINA Lebaran 2026 mampu meningkatkan transaksi ritel secara signifikan dan menjaga sirkulasi uang tetap di dalam negeri.

“Kolaborasi lintas kementerian dan asosiasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menggerakkan perekonomian nasional,” ujar Bambang.

Dari sisi pengelola pusat perbelanjaan, Ketua Bidang Program Promosi DPP APPBI sekaligus General Manager Kota Kasablanka, Agung Gunawan, menyatakan kesiapan penuh industri menyambut program ini. Pihaknya akan menghadirkan program promosi terpadu, event tematik Ramadan dan Lebaran, serta berbagai aktivasi untuk meningkatkan kunjungan.

“Kami optimistis momentum ini akan menjadi salah satu periode terbaik bagi industri pusat perbelanjaan tahun ini,” pungkas Agung.

Sebagai informasi, BBWI Travel Fair 2026 yang mengusung tema “Meraya Bersama” berlangsung pada 13–15 Februari 2026 dan diikuti oleh 28 seller dari industri pariwisata, UMKM, dan ritel Indonesia. Kegiatan ini menjadi ajang promosi paket wisata domestik sekaligus aktivasi kampanye Belanja di Indonesia Aja.