Nasional

Operasi Pasar Pangan Murah Stabilkan Harga Pangan Masyarakat

×

Operasi Pasar Pangan Murah Stabilkan Harga Pangan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-Mentan Amran menyatakan program pangan Ramadan ini berhasil luar biasa. Sebanyak 2.853 ton pangan terjual dengan omzet Rp39,3 miliar.

Program ini melibatkan 3.531 outlet dari total 3.992 lokasi yang tersedia. “Masyarakat sangat terbantu, distribusi akan terus bertambah,” tegas Mentan.

Hingga 28 Maret, tercatat 638.955 transaksi dengan 1,38 juta item terjual. Beras SPHP, gula, dan minyak goreng jadi komoditas paling laris.

Sisa stok operasi pasar mencapai 155,3 ton dari tujuh komoditas. AgriPost sukses berkat inovasi digital yang memotong rantai pasok.

Platform ini langsung menghubungkan petani dengan konsumen. BUMN pangan terlibat untuk menjaga harga tetap stabil.

Masyarakat kini mengenal AgriPost sebagai pusat belanja pangan murah. Berbeda dengan pasar konvensional, stok di AgriPost lebih terjamin.

Harga komoditas di AgriPost lebih murah dibanding pasar umum. Mentan Amran meluncurkan program ini besar-besaran pada 25 Februari.

Sebanyak 4.500 gerai Pos Indonesia berfungsi untuk distribusi. Tujuannya menjamin stok pangan terjangkau saat Ramadan dan Lebaran.

“Kolaborasi dengan PosIND bantu jangkau daerah terpencil,” ujar Mentan.

Jawa Timur jadi provinsi dengan outlet aktif terbanyak. Jawa Tengah unggul dalam omzet penjualan tertinggi.

Program ini bukti distribusi efektif bantu penuhi kebutuhan pokok. Kementan akan terus kembangkan AgriPost untuk jangkau lebih luas.

Evaluasi dilakukan agar program lebih optimal di masa depan. Inovasi digital dan kebijakan tepat perkuat ketahanan pangan.

Mentan apresiasi dukungan BUMN, kementerian, dan swasta. Sinergi ini bukti akses pangan murah bisa dinikmati semua lapisan.