Foto: Ilustrasi.

StockReview.id –  PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) mencatatkan laba bersih senilai Rp7,83 miliar pada kuartal I-2024. Realisasi itu turun 4,6 persen year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Dari penurunan tersebut, laba per saham dasar COAL terpangkas menjadi Rp1,25 per saham, dari semula Rp1,31 per saham, demikian menurut laporan keuangan.

Kondisi ini berlangsung menyusul penurunan penjualan batu bara sebesar 41,49 persen yoy menjadi Rp109,02 miliar. Beban pokok COAL ikut terpangkas cukup signifikan, sehingga menyisakan laba kotor sebesar Rp18,02 miliar.

Meskipun terjadi peningkatan pos biaya administratif, tetapi COAL mampu memangkas beban keuangan, dengan laba sebelum pajak tersisa Rp10,10 miliar.

Balance sheet COAL akhir Maret tak terlihat perubahan cukup besar, di mana nilai aset masih terjaga di angak Rp650,7 miliar, dengan porsi utang sebesar Rp314,8 miliar.

Kas yang digenggam cukup terkuras dalam tiga bulan pertama 2024, menyisakan Rp3,45 miliar, dari Rp26 miliar pada awal tahun. Ini terjadi akibat peningkatan anggaran operasional, khususnya pembayaran kepada pemasok dan biaya pajak.