Sepanjang tahun 2025, BYD Indonesia berhasil menjual lebih dari 54.000 unit kendaraan listrik. Angka fantastis itu mengantarkan BYD menguasai sekitar 52% pangsa pasar EV nasional, mempertahankan posisinya sebagai nomor satu.
Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, menegaskan bahwa pencapaian ini berangkat dari penguasaan teknologi inti dan integrasi sistem dari hulu ke hilir. Kekuatan inovasi global BYD didukung oleh lebih dari 123.000 insinyur dan tenaga riset di seluruh dunia.
Tahun 2025 menjadi tahun bersejarah dengan diproduksinya kendaraan energi baru (NEV) ke-15 juta secara global. Momentum global ini selaras dengan percepatan pasar EV Indonesia, di mana pangsa EV meningkat hampir empat kali lipat dalam dua tahun terakhir, mencapai sekitar 13% di 2025.
Di booth bertema “Infinite Innovation” di Hall D, BYD memamerkan 12 unit kendaraan dari berbagai segmen. Mereka juga memperkenalkan BYD ATTO 3 Advanced Plus, varian baru yang dirancang khusus menjawab kebutuhan konsumen Indonesia dengan fitur seperti panoramic sunroof dan jarak tempuh 410 km.
Tak hanya pamer produk, BYD membawa pengunjung memahami filosofi teknologinya melalui zona edukasi, seperti area e-Platform 3.0 dan Brand Matrix. Pengunjung juga dapat merasakan langsung berkendara delapan model BYD di area test drive eksklusif.
Dengan kekuatan rantai produksi terintegrasi yang mencapai tingkat otomatisasi lebih dari 98% di Zhengzhou Mega Factory, serta komitmen pada edukasi publik melalui BYD Di-Space, kehadiran BYD di IIMS 2026 menjadi bukti nyata komitmennya membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan yang matang dan inklusif di Indonesia.