Nasional

Sambut Ramadan 2026, Indosat Siapkan ‘Senjata’ Andalan: dari AI hingga Jutaan Anti-Scam

×

Sambut Ramadan 2026, Indosat Siapkan ‘Senjata’ Andalan: dari AI hingga Jutaan Anti-Scam

Sebarkan artikel ini
Blokir 2 Miliar Serangan Digital, Indosat Bawa 'Perisai AI' untuk Mudik Aman.(Doc: Indosat)
Blokir 2 Miliar Serangan Digital, Indosat Bawa 'Perisai AI' untuk Mudik Aman.(Doc: Indosat)

SinarHarapan.id-Menjelang Ramadan yang hanya tinggal hitungan hari, kebutuhan akan koneksi yang stabil dan aman menjadi prioritas utama masyarakat. Menyadari hal itu, PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) resmi meluncurkan inisiatif besar bertajuk #LebihBaikIndosat.(20/2)

Program ini dirancang sebagai solusi menyeluruh, tak hanya mengandalkan kekuatan infrastruktur, tetapi juga kecerdasan buatan (AI) untuk melindungi dan memudahkan aktivitas pengguna selama bulan suci hingga Idulfitri.

Mengusung filosofi You Only Need One (YONO), perusahaan telekomunikasi tersebut ingin memosisikan diri sebagai mitra tunggal yang dapat diandalkan di tengah hiruk-pikuk kebutuhan digital masyarakat.

Baca juga : Pasca-Liburan, Indosat Beberkan Capaian Pemulihan Jaringan di Aceh Hampir 100%

“Kami percaya di momen-momen krusial seperti Ramadan, pelanggan hanya butuh satu hal: koneksi yang benar-benar bisa diandalkan. Biarkan Indosat yang mengurus sisanya,” ujar Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer IOH, dalam keterangan resminya.

Evolusi Ramadan: Tak Cuma Urus Koneksi, Indosat Kini Jadi 'Sahabat AI' Warga.(Doc)
Evolusi Ramadan: Tak Cuma Urus Koneksi, Indosat Kini Jadi ‘Sahabat AI’ Warga.(Doc)

Empat Pilar ‘Lebih Baik’ yang Disiapkan Indosat

Pertama, dari sisi infrastruktur, Indosat memastikan Jaringan yang Lebih Andal dengan memfokuskan penguatan sinyal di lebih dari 75 jalur mudik dan 790 titik keramaian (Point of Interest). Manajemen mengklaim pemantauan dilakukan 24/7 untuk menjamin kelancaran komunikasi pemudik. Sebagai uji nyata, perusahaan menggelar ekspedisi jaringan bersama Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan menyusuri rute Jakarta-Yogyakarta. Perjalanan ini menjadi simulasi penggunaan data intensif di kondisi mobilitas tinggi, seperti yang dialami jutaan pemudik nantinya.

Kedua, Indosat tak ingin sekadar menjadi “pip a” data. Mereka memperkenalkan Sahabat AI, sebuah aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang diklaim mampu memahami konteks lokal Indonesia. Dengan dukungan teknologi dari NVIDIA, asisten virtual ini dirancang untuk membantu pengguna menemukan informasi, menyusun ide, atau menyelesaikan urusan harian dengan cara yang lebih natural. Di bulan Ramadan yang padat dengan aktivitas ibadah dan sosial, kehadiran AI ini diharapkan bisa menghemat waktu masyarakat agar lebih fokus pada kebersamaan.

Baca juga : IM3 Luncurkan SATSPAM+, Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia untuk Amankan Pejuang Ramadan

Ketiga, bertepatan dengan meningkatnya transaksi digital selama Ramadan, Indosat memperkuat benteng pertahanan melalui Perlindungan Digital Berbasis AI. Fitur Anti-Spam & Anti-Scam yang diluncurkan sejak Agustus 2025 lalu terbukti ganas. Hingga saat ini, sistem tersebut telah memblokir lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya. Lebih dari sekadar memblokir, fitur ini juga diperkirakan berhasil mencegah potensi kerugian finansial hingga US$ 500 juta. “Lebih dari 95 persen pelanggan merasa lebih terlindungi,” klaim manajemen Indosat.

Terakhir, semangat #LebihBaikIndosat juga menyentuh aspek sosial. Melalui program CSR Indosat Berkah Ramadan – Surau Kita Berdaya, perusahaan akan merevitalisasi 19 titik surau dan mushola di berbagai wilayah, termasuk Aceh yang baru dilanda bencana. Program ini tak hanya fokus pada renovasi fisik, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat pemberdayaan komunitas dan penguatan ikatan sosial warga.

Dengan rangkaian program tersebut, Indosat optimistis Ramadan tahun ini bisa dijalani masyarakat dengan lebih nyaman, aman, dan “tetap nyambung”—baik secara digital maupun emosional.