Ekonomi

Sosok Kang Yoseph: Dari Maggot hingga Susu Segar untuk Kemandirian Pangan

×

Sosok Kang Yoseph: Dari Maggot hingga Susu Segar untuk Kemandirian Pangan

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-Yosep Purnama muncul sebagai sosok kunci di balik penguatan sektor peternakan Indonesia. Pakar dengan 15 tahun pengalaman ini fokus pada pengembangan komunitas peternak dan inovasi pakan lokal.

Melalui PT Tumuwuh Persada Utama dan Lamb ID, Yosep mendorong efisiensi dan kemandirian pakan nasional. Ia sebelumnya mendirikan Leles Lestari Foundation di Garut yang aktif memberdayakan peternak sejak 1999.

Yosep menyoroti prospek cerah industri peternakan Indonesia. Pasar pakan ternak diproyeksikan mencapai USD 12,5 miliar pada 2033 dengan pertumbuhan tahunan rata-rata 4,15%.

“Ketahanan pangan bukan hanya memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi memastikan generasi mendatang tumbuh dengan gizi lebih baik,” tegas Yosep. Ia yakin Indonesia memiliki semua potensi untuk mandiri.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendorong konsumsi protein nasional. Program ini telah menyediakan lebih dari 1,4 miliar porsi makanan bergizi bagi 36,2 juta penerima manfaat.

Kang Yosep melalui Tumuwuh dan lamb.id sukses membina peternak untuk meningkatkan daya produksi. Peternak binaannya mengalami peningkatan produksi susu segar hingga 7 liter/hari/ekor.

“Kita tidak hanya menyalurkan miliaran porsi makanan bergizi, tetapi juga mendorong tumbuhnya produksi hewani dalam negeri,” tutur Yosep yang juga Founder Lamb.Id.

Lamb.Id dan Tumuwuh menjadi mitra penting dalam menopang kemandirian pangan nasional. Mereka berkomitmen pada praktik ramah lingkungan seperti pengurangan limbah pertanian.

Mereka juga aktif mendukung komunitas peternak di berbagai daerah. Kontribusi ini langsung mendongkrak produksi protein nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kolaborasi sinergis antara pelaku usaha dan pemerintah memperkuat fondasi ketahanan pangan. Inisiatif ini sejalan dengan visi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.