Gaya Hidup

Tak Hanya Sembako, Fiberstar Bawa Koneksi Starlink untuk Korban Banjir dan Wilayah 3T

×

Tak Hanya Sembako, Fiberstar Bawa Koneksi Starlink untuk Korban Banjir dan Wilayah 3T

Sebarkan artikel ini
Wisnu Wardhana, Customer Service Assurance Division Head, mengatakan FiberStar member bantuan logistik dan Internet Starlink ke korban banjir bandang di Sumatera.(Doc)
Wisnu Wardhana, Customer Service Assurance Division Head, mengatakan FiberStar member bantuan logistik dan Internet Starlink ke korban banjir bandang di Sumatera.(Doc)

SinarHarapan.id-FiberStar memperkuat dukungan pemulihan pasca banjir bandang di Sumatera sekaligus akselerasi digital di wilayah 3T. Perusahaan ini menyalurkan bantuan logistik dan menyediakan konektivitas internet darurat ke lokasi terdampak. Program Corporate Social Responsibility (CSR) ini fokus pada penanganan darurat dan pemerataan akses digital.

Perusahaan menyalurkan paket sembako ke sejumlah titik pengungsian yang terdampak paling parah. Distribusi bantuan logistik ini akan terus mereka perluas secara bertahap berdasarkan pendataan kebutuhan. FiberStar juga menghadirkan layanan internet darurat berbasis teknologi Starlink di area bencana.

Pemasangan akses internet Starlink mereka fokuskan pada area yang membutuhkan dukungan komunikasi cepat. Titik instalasi bertahap ini akan mendukung koordinasi posko, relawan, dan aparat setempat. FiberStar akan mengumumkan lokasi lengkap setelah verifikasi lapangan dan persiapan infrastruktur selesai.

Customer Service Assurance Division Head FiberStar, Wisnu Wardhana menekankan kecepatan sebagai kunci penanganan bencana. Ia menyatakan perusahaan tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga akses internet yang siap pakai. Komunikasi lancar akan membuat distribusi bantuan menjadi lebih tepat sasaran.(4/12)

Wisnu menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam mendorong akselerasi digital di wilayah 3T. Banyak titik terdampak selama ini menghadapi tantangan geografis sehingga jaringan fiber sulit menjangkau. Teknologi satelit menjadi solusi yang relevan dan efektif untuk kondisi tersebut.

FiberStar hadir untuk menjembatani kesenjangan digital di wilayah 3T dengan solusi hybrid. Mereka menggabungkan infrastruktur terrestrial dengan teknologi satelit seperti Starlink. Dukungan ini menghadirkan konektivitas di daerah terpencil dengan lebih cepat tanpa menunggu pembangunan jaringan kompleks.

Tim FiberStar melakukan pemasangan perangkat satelit dengan menyesuaikan kondisi geografis dan kebutuhan posko. Proses instalasi singkat memungkinkan konektivitas segera digunakan para relawan. Warga setempat juga memanfaatkannya untuk menghubungi keluarga dan mencari informasi bantuan penting.

Kehadiran akses internet membuat masyarakat terdampak tidak merasa terputus dari dunia luar. FiberStar ingin memastikan teknologi tidak hanya dinikmati masyarakat kota, tetapi juga menjadi penyelamat di saat kritis. Transformasi digital yang merata adalah kunci memperkecil kesenjangan pusat dan daerah.

Perusahaan berencana memperluas program akselerasi digital di wilayah 3T sebagai bagian dari roadmap mereka. Rencana itu meliputi pembukaan titik layanan baru hingga program literasi digital bagi warga dan pelaku usaha lokal. Mereka ingin konektivitas benar-benar memberikan dampak nyata.

FiberStar percaya integrasi teknologi satelit dan infrastruktur operator netral mereka akan memudahkan akses di wilayah terpencil. Untuk panjang cable FiberStar saat ini sudah mencapai 70.000 KM.

Perusahaan akan terus memastikan setiap masyarakat Indonesia memiliki kesempatan sama mengakses dunia digital. Teknologi harus mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.