SinarHarapan.id-Kerjasama dua negara tetangga, Indonesia dan Malaysia terus ditingkatkan. Salah satunya di bidang Pariwisata.

Kekayaan dan keindahan alam serta keunikan masing-masing obyek wisata kedua negara menjadi alasan utama wisatawan.

Badan Wisata Sarawak atau Sarawak Tourism Board (STB) menggelar tur promosi ke Jakarta, Balikpapan, dan Banjarmasin yang diselenggarakan oleh Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), Tourism Malaysia Jakarta, dan Association of Indonesian Tours, and Travel Agencies (ASITA and ASITINDO).

Promosi ini menegaskan keinginan STB untuk mangajak wisatawan Indonesia berkunjung ke Sarawak, Malaysia.

TYT Dato’ Syed Md Hasrin Tengku Hussin, Duta Besar Malaysia ke Indonesia mengatakan “Roadshow ini telah membantu dan memperkuat persahabatan antara dua kota ikonis dan kami menyambut para wisatawan untuk menjelajahi keindahan alam Sarawak, negeri warisan budaya yang kaya, dan pelayanan yang ramah,” katanya.(18/9/2023)

Semantara menurut Pemangku Kepala Eksekutif Lembaga Pelancongan Sarawak, Yusfida Khalid mengatakan “promosi langsung antara Jakarta, Balikpapan, Banjarmasin dan Sarawak, sangat relevan dalam mendorong wisatawan Indonesia untuk datang dan mengunjungi Sarawak.”

“Selain itu, konektivitas langsung yang tersedia oleh Air Asia memfasilitasi dan mempermudah perjalanan para wisatawan dari Indonesia datang ke Sarawak untuk mencari paket kesehatan atau wellness, liburan atau rekreasi, dan kerajinan tangan dari Sarawak dalam inisiatif pariwisata di wilayah ini,” tambah Yusfida.

Saat ini, wisatawan dari Indonesia dapat menikmati penerbangan langsung dari Jakarta ke Kuching melalui Air Asia setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Beberapa agenda bisa menjadi alasan wisatawan berkunjung ke Sarawak, yakni gelaran Sarawak International Dragon Boat Regatta (27-30 Oktober 2023), Sarawak Regatta (3-5 November 2023) dan Sambutan perayaan malam tahun baru yang biasanya diadakan di Kuching setiap tahunnya.

STB yakin dapat menyambut lebih banyak wisatawan Indonesia ke Sarawak untuk menikmati penawaran terbaik di destinasi ini.

Sarawak sendiri telah mencatat pertumbuhan kunjungan yang pesat dari Indonesia pada semester pertama tahun 2023, dengan 200,000 kedatangan dari semua titik masuk dari Januari hingga Juni 2023, dibandingkan dengan lebih 46,000 pada periode waktu yang sama pada tahun 2022.

Secara total Sarawak menargetkan jumlah 481.272 wisatawan sepanjang tahun 2023 ini. Sedangkan untuk per bulannya hingga 40.000 pengunjung, pungkas Yusfida.