SinarHarapan.id-Bulan Ramadan kerap membawa tantangan tersendiri bagi para pecinta kecantikan. Bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga ancaman “kulit tandus”—kondisi kulit kering akibat dehidrasi yang bisa merusak penampilan.
Menjawab kegelisahan tersebut, Vaseline untuk pertama kalinya di Indonesia menghadirkan Gluta-Hya Hydration Clinic, sebuah pengalaman imersif layaknya klinik kecantikan di tengah suasana oasis, yang digelar di Atrium Mall Kota Kasablanka mulai 20 Februari hingga 1 Maret 2026.
Mengusung kampanye bertajuk #JamBukaVaseline, brand perawatan tubuh nomor satu di Indonesia ini berkolaborasi dengan HALUU World dan SKIN+ Clinic untuk mengedukasi masyarakat bahwa waktu “berbuka” untuk kulit bisa dilakukan kapan saja, tidak perlu menunggu matahari terbenam.
Secara biologis, perubahan pola makan dan minum saat berpuasa berdampak langsung pada kondisi kulit. Dokter spesialis kulit, dr. Amanda Nandi Wardani, BMedSc(Hons), Sp.D.V.E, menjelaskan bahwa berkurangnya asupan cairan membuat kadar air di lapisan terluar kulit menurun drastis. Akibatnya, skin barrier melemah dan terjadi peningkatan penguapan air atau yang dikenal dengan istilah transepidermal water loss (TEWL).
“Layaknya padang pasir yang terus kekurangan air, dehidrasi kulit yang berkepanjangan akan memicu kulit tandus. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan kulit kasar, kusam, mengelupas, bahkan peradangan,” ujar dr. Amanda dalam keterangan persnya, Kamis (20/2).
Ia menambahkan, masyarakat sebenarnya bisa melakukan deteksi dini secara mandiri. “Goreskan kuku atau benda tumpul di bagian dalam lengan. Jika muncul garis putih atau white dermographism, itu tanda kulit Anda sedang kekurangan hidrasi.”
Baca juga : Vaseline dan SKIN+ Clinic Luncurkan “Gluta-Hya Beauty Clinic”
Vaseline tak hanya datang dengan edukasi, tetapi juga senjata andalan: Vaseline Gluta-Hya Smoothing Perfector. Produk ini diklaim sebagai body serum berstandar klinis dengan teknologi canggih yang menggabungkan tiga kekuatan utama.
Pertama, GlutaGlow yang disebut 100 persen lebih efektif dari Niacinamide dan 70 kali lebih kuat dari Vitamin C untuk mencerahkan kulit dari akar masalah kusam. Kedua, 4D Hyaluron yang mampu mengunci kelembapan hingga 12 jam di berbagai lapisan kulit. Ketiga, 70x Hydroxy Acid Complex, kombinasi AHA, BHA, dan PHA yang berfungsi sebagai eksfoliator ringan untuk mengangkat sel kulit mati.
“Dengan tekstur serum burst yang cepat meresap dan tidak lengket, produk ini cocok digunakan sehari-hari, bahkan untuk perempuan berhijab,” terang Melisa Caroline, Senior Brand Manager Vaseline.
Memasuki area Gluta-Hya Hydration Clinic, pengunjung akan diajak merasakan sensasi transformasi kulit. Dimulai dari skin check awal, mereka kemudian berjalan melewati Clinical Tunnel yang menyajikan demo interaktif keunggulan produk, dilanjutkan dengan wahana The Smoothness Slide dan Hydration Pool.
Puncak pengalaman berada di Hydration Clinic with SKIN+, di mana pengunjung bisa berkonsultasi dan mendapatkan perawatan gratis. Renny Hasibuan, GM Marketing EUROMEDICA Group, mengungkapkan bahwa pihaknya menghadirkan treatment Oxy Clear—teknologi oksigen aktif dengan molekul mikro untuk penetrasi maksimal ke lapisan kulit.
“Kami percaya kombinasi perawatan di klinik dan konsistensi di rumah dengan produk berstandar klinis seperti Vaseline Gluta-Hya akan membuat hasil treatment lebih tahan lama,” tuturnya.
Tak ketinggalan, teknologi canggih Vaseline RoboDerm AI turut hadir untuk menganalisis masalah kulit pengunjung dan merekomendasikan produk yang paling sesuai.
Untuk menjangkau audiens lebih luas, Vaseline meramu kampanye digital yang tak kalah menarik. Berkolaborasi dengan musisi TikTok Ecko Show, mereka me-remake lagu viral “Tor Monitor Ketua” dengan aransemen yang diperkaya bunyi “klik” khas tutup tube Vaseline. Liriknya dimodifikasi menjadi ajakan menggunakan Vaseline sebagai solusi klinis untuk kulit terhidrasi.
Tak hanya itu, komika Indra Jegel juga dilibatkan dalam serial konten edutainment yang mengangkat pentingnya hidrasi kulit selama Ramadan dengan gaya humor khasnya.
Tasya Farasya, content creator dan beauty enthusiast yang terlibat dalam kampanye ini, mengaku kerap menerima keluhan soal kulit kering dari pengikutnya, terutama saat bulan puasa.
“Aku sadar banget masalah kulit tandus itu dialami banyak orang. Banyak yang merasa kulit jadi lebih kasar, kurang lembap, bahkan kelihatan kusam. Padahal, tampil fresh dan percaya diri itu dimulai dari rasa nyaman sama diri sendiri. Jadi, yes, kita harus say no to kulit tandus. Kita semua deserve kulit yang sehat, lembap, dan terawat, especially during Ramadan sampai Lebaran,” ujarnya.
Rohit Pathak, Vice President Marketing Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia, menegaskan bahwa Vaseline selalu berkomitmen menjadi body care expert dengan pendekatan health beyond hype. “Di tengah derasnya arus informasi, kami hadir memberikan verifikasi teruji klinis agar masyarakat tak salah persepsi dalam merawat kulit,” pungkasnya.
Kampanye #JamBukaVaseline akan berlangsung hingga awal Maret, diikuti dengan rangkaian konten digital, workshop, serta live shopping di Shopee dan gerai Watsons. Masyarakat diajak untuk terus memantau akun Instagram dan TikTok @VaselineID guna mendapatkan informasi terkini seputar perawatan kulit selama bulan suci.



