SinarHarapan.id-XGraphics, perusahaan jasa percetakan ternama di Jabodetabek untuk layanan printing, packaging, dan visual branding, resmi meluncurkan inovasi teknologi terbaru bernama ChromaLuxe dalam ajang bergengsi XG Connect 2026. Teknologi ini diklaim meredefinisi pengalaman cetak digital modern karena tidak hanya menghasilkan gambar biasa, melainkan mampu mengubah karya visual menjadi pengalaman artistik yang lebih hidup, tajam, dan imersif.
Acara yang digelar di Jakarta, Kamis (25/6/2026) tersebut menjadi wadah eksklusif bagi pelanggan VIP, vendor strategis, dan tim internal untuk menyaksikan langsung perkembangan terkini di industri percetakan, desain, dan teknologi produksi. XG Connect sendiri pertama kali diselenggarakan pada 2023 dan setiap tahunnya melibatkan perwakilan dari perusahaan percetakan dan teknologi global seperti Heidelberg dan HP, serta berbagai vendor terkemuka di Indonesia.
Harjanto Sudarsono selaku CEO XGraphics menjelaskan bahwa perusahaan yang berdiri sejak 1972 ini terus berkomitmen menjadi partner strategis yang mendukung pertumbuhan jangka panjang para pelanggan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertukaran pengalaman, pengetahuan, dan wawasan dalam menghadapi perkembangan teknologi industri yang sangat cepat.
“XG Connect 2026 hadir membuka peluang bagi brand untuk menghadirkan packaging, printing, dan material promosi dengan tampilan lebih eksklusif tanpa biaya produksi berlebihan melalui berbagai teknologi terkini,” ujar Harjanto dalam sambutannya.
Salah satu unggulan dalam acara tersebut adalah ChromaLuxe, teknologi finishing premium yang memungkinkan karya cetak tampil lebih hidup, detail, dan berkarakter. Inovasi ini memanfaatkan teknologi dari Konica Minolta, perusahaan teknologi multinasional asal Jepang yang menyediakan mesin cetak digital profesional untuk percetakan komersial dan industri.
ChromaLuxe menghadirkan berbagai efek visual mulai dari kilau, tekstur, hingga dimensi yang memperkaya pengalaman audiens dalam menikmati sebuah karya. Teknologi ini menciptakan pengalaman visual yang mampu meninggalkan kesan lebih mendalam dan bertahan lebih lama dibandingkan cetakan konvensional.
Di tengah dunia yang semakin digital, Harjanto menyoroti perubahan cara masyarakat menikmati informasi dan karya visual. Ragam konten kini hadir tanpa jeda dengan kemudahan scrolling di ujung jari, di mana visual kerap dinikmati beberapa detik sebelum akhirnya tenggelam oleh algoritma berikutnya. Meskipun dunia digital menghadirkan kecepatan dan akses tanpa batas, muncul kerinduan baru akan sesuatu yang nyata, personal, dan dapat disentuh secara fisik.
“Saat ini, konsumen tidak lagi hanya mencari visual yang memanjakan mata. Mereka mulai merindukan pengalaman yang lebih utuh—melihat detail secara nyata, merasakan tekstur, menikmati kedalaman warna, hingga menghadirkan koneksi emosional yang lebih personal terhadap sebuah karya,” jelas Harjanto.
Menurutnya, media cetak berkualitas kembali menemukan relevansinya di era modern. Karya cetak bukan lagi sekadar medium yang tergantikan teknologi, melainkan berevolusi menjadi simbol pengalaman yang lebih intentional dan memanjakan sensori. Fenomena ini terlihat di berbagai industri mulai dari fotografi, interior, seni, luxury retail, hospitality, hingga personal memorabilia.
ChromaLuxe hadir dengan tiga ragam finishing eksklusif. Pertama, ChromaVarnish yang menambahkan efek shiny dan subtle emboss sesuai dengan presence yang ingin ditampilkan. Kedua, ChromaFoil yang menggunakan foil dengan multidimensional shine untuk menciptakan kedalaman, gerak, dan ilusi sehingga karya visual terlihat lebih hidup. Ketiga, ChromaSense yang menghadirkan tekstur dan pola memberi sensasi taktil pada karya cetak untuk pengalaman multisensori yang lebih maksimal.
Ketiga teknologi tersebut dapat dipadukan dalam proses cetak dan menghasilkan karya visual memukau dengan pengalaman artistik yang memberikan kesan nyata, meninggalkan kesan lebih lama, serta sentuhan premium untuk luxury experience yang sulit direplikasi oleh dunia digital.
Keistimewaan ChromaLuxe hadir melalui kolaborasi bersama seniman visual Indonesia ternama seperti Popo Mangun, Kathrin Honesta, Mahendra Nazar, Misha, dan Rukmunal Hakim. Karya-karya mereka ditampilkan di XG Connect 2026 dengan berbagai teknik finishing premium ChromaLuxe untuk menunjukkan bagaimana teknologi cetak dapat memperluas kemungkinan ekspresi artistik sekaligus menghadirkan pengalaman visual yang lebih mendalam bagi audiens.
Tak hanya ChromaLuxe, XG Connect 2026 juga memperkenalkan teknologi cetak CMYK dengan tambahan tinta OVG (Orange, Violet, Green) yang memperluas rentang warna sehingga mampu menghasilkan warna yang sebelumnya tidak dapat dicapai dengan CMYK biasa. Hadir pula teknologi CMYK dengan tambahan special ink Neon Pink dari Heidelberg untuk menghasilkan warna yang lebih vibrant, premium, dan menarik secara visual, khususnya untuk kebutuhan branding modern.
“Kehadiran ChromaLuxe dan teknologi cetak dengan tinta CMYK terbaru menandai babak baru lahirnya packaging premium, label berkualitas tinggi, hingga art print yang lebih eksklusif yang tentunya akan tumbuh bersama dengan dunia kreatif yang terus berkembang,” tutup Harjanto.
Dengan berbagai inovasi tersebut, XGraphics menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam menghadirkan solusi percetakan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis, tetapi juga memberikan pengalaman artistik yang mendalam dan berkesan bagi setiap karya yang dihasilkan.

