SinarHarapan.id-Demi merebut perhatian di pasar mobil listrik Indonesia, GAC Indonesia tidak hanya mengandalkan harga, tetapi juga janji layanan kilat. Pada partisipasinya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, agen pemegang merek asal Tiongkok ini menjanjikan proses serah terima kendaraan listrik hanya dalam dua hari untuk pembeli di Jabodetabek yang melunasi seluruh pembayaran di ajang pameran.
“Excitement harus dirasakan sejak konsumen memulai proses kepemilikan. Kami berkomitmen memberikan estimasi pengiriman yang lebih singkat,” ujar Andry Ciu, Chief Executive Officer GAC Indonesia, Rabu (5/2/2026) di JIExpo Kemayoran.
GAC menggebrak dengan harga entry-level yang sangat kompetitif. Mobil listrik AION UT dipatok mulai Rp 280 juta untuk varian standar. Harga ini menempatkannya sebagai salah satu opsi mobil listrik baru termurah di pasaran, bersaing langsung dengan Wuling Air ev dan MG Comet.

Selain AION UT, GAC juga memamerkan model lain dengan rentang harga yang lebih tinggi:
AION UT Standard: Rp 280.000.000
AION UT Premium: Rp 318.000.000
AION V Luxury: Rp 445.000.000
HYPTEC HT (SUV Hybrid): Rp 616.000.000
Kecepatan pengiriman ini, menurut Andry, didukung oleh kesiapan stok unit, produksi, dan jaringan distribusi yang mereka miliki. Janji ini merupakan bagian dari program “Prosperity Lunar Vaganza” yang menekankan kemudahan kepemilikan.
Baca juga : Mobil Listrik AION UT Resmi Dipasarkan Mulai Rp 325 Juta
Syaratnya, pembelian dan pelunasan penuh harus dilakukan selama IIMS berlangsung (5-15 Februari 2026). Konsumen yang memenuhi syarat akan langsung mendapat nomor rangka usai transaksi dan dapat menerima unit dalam waktu singkat.
Strategi kombinasi harga miring dan layanan cepat ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di segmen kendaraan listrik murah Indonesia. GAC berusaha membedakan diri bukan hanya pada produk, tetapi pada pengalaman beli yang minim penantian.
Pengunjung dapat melihat langsung seluruh produk GAC, termasuk AION series dengan body kit penyegaran, di booth Hall A10, JIExpo Kemayoran, hingga 15 Februari 2026.
