SinarHarapan.id-Tren menjaga daya tahan tubuh melalui injeksi vitamin C kian diminati masyarakat. Metode yang dilakukan secara intravena (IV) atau intramuskular (IM) ini dinilai memiliki keunggulan dibandingkan konsumsi suplemen oral karena vitamin langsung diserap ke dalam aliran darah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih cepat dan optimal.
Dokter Rahayu Wibisono menjelaskan, vitamin C atau asam askorbat merupakan nutrisi esensial yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu pembentukan kolagen, serta berfungsi sebagai antioksidan kuat. “Dengan metode injeksi, kadar vitamin C dalam tubuh dapat meningkat lebih cepat dibandingkan konsumsi tablet atau kapsul yang harus melalui proses pencernaan terlebih dahulu,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (24/3/2026)
Lima Manfaat Utama bagi Tubuh
Menurut dr. Rahayu, setidaknya ada lima manfaat utama yang dapat diperoleh dari terapi injeksi vitamin C:
-
Meningkatkan daya tahan tubuh dengan merangsang produksi sel darah putih untuk melawan infeksi.
-
Bertindak sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan radikal bebas penyebab penuaan dini dan penyakit kronis.
-
Membantu produksi kolagen yang penting bagi kesehatan kulit, sendi, dan pembuluh darah, sekaligus mempercepat penyembuhan luka.
-
Mempercepat proses pemulihan bagi individu yang baru sembuh dari sakit atau mengalami kelelahan berat.
-
Mendukung kesehatan kulit dengan mencerahkan, mengurangi hiperpigmentasi, dan menekan tanda-tanda penuaan.
“Keunggulan metode ini terletak pada penyerapan yang lebih optimal, efek yang lebih cepat, serta dosis yang lebih terkontrol karena diberikan langsung oleh tenaga medis profesional,” tambahnya.
Tak Semua Orang Bisa, Waspada Efek Samping
Meski menawarkan sejumlah keunggulan, dr. Rahayu mengingatkan bahwa injeksi vitamin C tidak boleh dilakukan sembarangan. Prosedur ini tetap membawa risiko seperti nyeri pada area suntikan, reaksi alergi (jarang terjadi), dan gangguan pencernaan ringan jika dosis terlalu tinggi.
“Yang paling penting diperhatikan adalah risiko bagi penderita gangguan ginjal atau riwayat batu ginjal. Kelebihan vitamin C dapat meningkatkan pembentukan batu ginjal,” tegasnya.
Oleh karena itu, kelompok yang dapat mempertimbangkan terapi ini adalah individu dengan daya tahan tubuh rendah, aktivitas tinggi yang mudah lelah, pasien dalam masa pemulihan, atau mereka yang mengalami defisiensi vitamin C. Namun, konsultasi dengan dokter tetap menjadi syarat mutlak sebelum menjalani prosedur.
Tips Aman agar Terapi Optimal
dr. Rahayu membagikan sejumlah tips aman bagi masyarakat yang ingin menjalani injeksi vitamin C:
-
Lakukan di klinik atau fasilitas kesehatan terpercaya.
-
Pastikan prosedur dilakukan oleh tenaga medis berlisensi.
-
Konsultasikan riwayat kesehatan secara lengkap.
-
Ikuti dosis yang dianjurkan dokter, jangan meminta dosis tinggi tanpa indikasi medis.
“Dengan pengawasan tenaga medis yang tepat, injeksi vitamin C dapat menjadi pilihan efektif untuk meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan kulit, dan mempercepat pemulihan,” tutup dr. Rahayu.


