SinarHarapan.id – Beberapa karya panggung berakhir ketika tirai ditutup. Sebagian berangkat dari semangat tersebut, Gema Citra Nusantara (GCN) bersama BSS Records resmi meluncurkan album Original Cast of Keumalahayati The Musical, yang diperkenalkan kepada publik melalui Konferensi Pers dan Peluncuran Album di Paviliun Raden Saleh, Hotel Artotel, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Album ini merupakan dokumentasi musikal dari salah satu karya teater musikal orisinal Indonesia yang diproduksi oleh Gema Citra Nusantara, dengan produser Andini Karissa, komposer Leodet Bervitamin.
Sejak pementasan perdananya pada tahun 2022, Musikal Keumalahayati telah dipentaskan sebanyak lima kali dan mendapat apresiasi luas sebagai salah satu musikal orisinal Indonesia yang mengangkat kisah kepahlawanan Laksamana Keumalahayati dari Aceh
Album ini menghadirkan 16 lagu orisinal yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan cerita Teater Musikal Keumalahayati. Untuk pertama kalinya, musik-musik hasil komposisi Leodet dan lirik karya Andi Hidayat, yang sebelumnya hanya dapat dinikmati didalam ruang pertunjukan kini hadir dalam format digital dan dapat didengarkan masyarakat luas melalui berbagai platform streaming musik.
“Selama ini banyak penonton yang menyampaikan bahwa musik-musik dalam Teater Musikal Keumalahayati memiliki kualitas yang sangat baik dan meninggalkan kesan mendalam,” ujar Mira M. Arismunandar, Executive Producer Teater Musikal
Keumalahayati.
Dengan musik yang indah yang di balut secara orkestra tersebut menurut Mira bisa dirasakan manfaatnya untuk orang banyak. “Sebenarnya kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia. Supaya masyarakat luas juga ikut menikmati juga banyak belajar tentunya dengan warna musikmya mas leodet dan bisa orang terinspirasi membuat yang jauh lebih bagus lagi untuk kaum muda lebih baik lagi terutama di industri musik Indonesia,” tambah Mira.

Bagi Gema Citra Nusantara, perilisan album ini bukan sekadar menghadirkan soundtrack sebuah pertunjukan, tetapi merupakan langkah untuk memperluas jangkauan karya seni pertunjukan Indonesia agar dapat terus hidup di luar panggung. Mira kemudian mengenang salah satu momen yang menguatkan keyakinannya untuk merilis album ini.
Seusai salah satu pertunjukan, seorang maestro seni menghampiri saya dan berkata, ‘Musiknya luar biasa.’ Sehingga GCN merasa perlu untuk musik-musik ini menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Kami ingin masyarakat, khususnya para pecinta musik dan seni pertunjukan, dapat menikmati karya mereka tanpa harus menunggu pertunjukan dipentaskan kembali,” kata
Mira. Menurutnya, selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada pertunjukan panggung, sementara karya para komposer, penulis lirik, dan musisi yang berada di balik produksi panggung kurang terangkat.
Melalui peluncuran album ini, GCN ingin menggaungkan komposer berbakat Indonesia seperti Leodet, yang telah menciptakan komposisi-komposisi luar biasa untuk Teater Musikal Keumalahayati kepada khalayak lebih luas. Begitu pula lirik-lirik karya Andi Hidayat yang menjadi roh dalam setiap perjalanan emosi cerita di atas panggung.
Seluruh lagu dalam album ini lahir dari adegan-adegan yang dimainkan di atas panggung. Setiap komposisi diciptakan untuk membangun karakter, memperkuat emosi, sekaligus
menghidupkan kisah Laksamana Keumalahayati melalui bahasa musik.
Dalam peluncurkan album Original Cast of Keumalahayati The Musical ini melibatkan 40 orang musisi orkestra baik modern maut etnik.
Aransemen musik sendiri di buat oleh Leodet dengan memadukan pendekatan teater musikal modern dengan warna musikal Indonesia, sementara lirik karya Andi Hidayat menjadi benang merah yang mengikat keseluruhan perjalanan cerita.
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya dapat dipercaya menjadi komposer dalam Teater Musikal Keumalahayati. Saya berharap lagu-lagu ini dapat terus hidup dinikmati masyarakat luas, dan menjadi bagian dari perjalanan seni pertunjukanbIndonesia,” ujar Leodet.
Bagi Leodet, dipercaya menjadi komposer dalam produksi ini
merupakan sebuah kehormatan tersendiri. Dalam format rekaman, kekuatan musikal tersebut hadir dengan nuansa yang lebih intim.
Keenambelas lagu membentuk perjalanan emosional yang utuh, menghadirkan momen reflektif, dramatis, hingga heroik yang menjadi bagian penting dari kisah Keumalahayati.
Peluncuran album Original Cast of Keumalahayati The Musical juga dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Bens Leo, yang semasa hidupnya menjabat sebagai penasihat Yayasan Gema Citra Nusantara dan memberikan dukungan besar terhadap perkembangan karya-karya seni yang diproduksi GCN selama ini. Album ini menjadi tribute atas dedikasi beliau dalam mendukung perkembangan musik Indonesia.
Album Original Cast of Keumalahayati The Musical dibawakan oleh para pemeran asli pertunjukan, yaitu: Karissa Soerjanatamihardja, Haikal Baron, Teuku Rifnu Wikana, Junio Fernandes, Kamal Nasuti, Dimas Amboro, Beyon Destiano, Yan Wibisono, Nanda Dian Utami, Kartika Desma, Marcella Azzahra, Kyrana Soerjanatamihardja, Karina Abelinda, Tirta Permadi, Kaifa Untsa Demir, La Tanha dan anggota Gema Citra Nusantara.
Selain sebagai penyanyi, mereka juga merupakan pemeran dalam Teater Musikal Keumalahayati yang menjalani proses latihan secara profesional dalam berbagai disiplin seni, mulai dari seni peran, vokal, hingga tari.
Sebagai penanda dimulainya perjalanan baru karya ini, seluruh lagu dalam album Original Cast of Keumalahayati The Musical resmi dirilis pada 27 Juni 2026 dan mulai tersedia di seluruh platform musik digital sejak pukul 00.00 WIB. Melalui peluncuran ini, Gema Citra Nusantara berharap musik-musik yang lahir dari panggung teater tidak berhenti ketika tirai
pertunjukan ditutup, melainkan terus hidup, didengar, dan menginspirasi masyarakat luas.
Album ini dapat dinikmati melalui berbagai layanan streaming musik digital, antara lain Spotify, Apple Music, YouTube Music, serta berbagai platform digital lainnya yang
didistribusikan secara resmi oleh BSS Records.





