SinarHarapan.id-Platform iklan baris digital OLX merespons dinamika perilaku konsumen otomotif dengan meluncurkan fitur Sub Kategori Mobil Baru. Langkah ini diambil di tengah perubahan preferensi masyarakat yang kini cenderung lebih fleksibel dalam memilih antara mobil baru dan bekas, serta didukung data penurunan minat terhadap iklan mobil bekas sebesar 6 persen sepanjang awal tahun ini.
Direktur OLX, Agung Iskandar, mengungkapkan bahwa konsumen saat ini tidak lagi memulai proses pencarian dengan keputusan final antara mobil baru atau bekas. Mereka cenderung membandingkan berbagai opsi sebelum menentukan pilihan. “Melalui Sub Kategori Mobil Baru, OLX ingin membantu konsumen menjalani proses tersebut dengan lebih mudah dalam satu platform,” ujar Agung dalam Road to GIIAS 2026 di Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (26/6).
Sub Kategori Mobil Baru ini memungkinkan pengguna memilih merek favorit dan menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki. Kehadiran fitur ini menjadi pelengkap ekosistem pencarian kendaraan di OLX, menjawab temuan studi bahwa 66 persen calon pembeli kini mempertimbangkan opsi mobil baru maupun bekas secara bersamaan.
Baca juga :Bayang-bayang PHK dan Sengitnya Persaingan, OLX Jembatani 523 Ribu Pencari Kerja ke Ribuan Lowongan
Momentum peluncuran ini bertepatan dengan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung 30 Juli hingga 9 Agustus mendatang. Sepanjang gelaran tersebut, OLX menyiapkan promo eksklusif berupa saldo e-Toll hingga Rp500 ribu bagi konsumen yang melakukan transaksi.

Tak hanya itu, OLXmobbi, layanan trade-in yang merupakan bagian dari grup Astra, resmi ditunjuk sebagai Official Trade-in Partner di GIIAS 2026. Kolaborasi ini menawarkan solusi praktis bagi pemilik kendaraan yang ingin melakukan tukar tambah dengan proses cepat, aman, dan transparan. Untuk menyemarakkan pameran, OLXmobbi menyediakan promo cashback hingga Rp15 juta serta berbagai hadiah menarik.
Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, menyampaikan bahwa pasar otomotif saat ini menghadapi tantangan besar. Namun, pihaknya mencatat pertumbuhan positif hingga 7 persen pada periode Januari hingga Mei 2026.“Karena market yang challenging, tentu saja kita juga mengalami tantangan lebih besar tahun ini. Overall demand turun sekitar 6 persen. Bagusnya, OLXmobbi tahun ini masih bisa tumbuh,” jelasnya.
Kehadiran OLX dan OLXmobbi di GIIAS 2026 memperkuat ekosistem otomotif yang saling melengkapi, mulai dari pencarian dan perbandingan mobil baru hingga proses trade-in kendaraan. Agung menambahkan bahwa perlambatan transaksi di pertengahan tahun kerap dipengaruhi pengalihan dana untuk kebutuhan pendidikan dan liburan, sehingga strategi stimulus menjadi kunci untuk memancing minat konsumen di ajang otomotif terbesar di Asia Tenggara itu.

