SinarHarapan.id – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) membuka peluang kerja sama strategis dengan perusahaan otomotif global Ashok Leyland, bagian dari Hinduja Group, untuk mendukung transformasi sektor logistik perkebunan sekaligus mempercepat pemanfaatan teknologi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Penjajakan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani, bersama jajaran direksi dan manajemen perusahaan. Turut hadir Wakil Direktur Utama Kusdi Sastro Kidjan, Direktur Operasional Tuhu Bangun, Direktur Bisnis Nurhidayat, Direktur Pemasaran Mohammad Wais Fansuri, serta perwakilan manajemen lainnya.
Dari pihak Ashok Leyland, jajaran pimpinan perusahaan memaparkan pengalaman dan kapabilitasnya sebagai salah satu produsen kendaraan komersial terkemuka di dunia yang memiliki portofolio produk mulai dari truk, bus, kendaraan pertahanan, hingga kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Dalam pertemuan tersebut, Agrinas Palma Nusantara menjelaskan kebutuhan operasional perusahaan, khususnya dalam memperkuat sistem logistik pengangkutan tandan buah segar (TBS) dari kawasan perkebunan. Selain itu, perusahaan juga menyampaikan komitmennya untuk secara bertahap mengembangkan armada berbasis kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi menuju operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pembahasan tidak hanya berfokus pada kemungkinan penyediaan kendaraan operasional. Kedua pihak juga mengeksplorasi peluang sinergi yang lebih luas, antara lain pengembangan infrastruktur kawasan perkebunan, penguatan rantai pasok logistik, pengembangan bioetanol berbahan baku singkong, pemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai bahan baku bioavtur, hingga potensi perdagangan komoditas kelapa sawit beserta produk turunannya ke pasar internasional.
Meski demikian, Agrinas menegaskan bahwa seluruh pembahasan saat ini masih berada pada tahap eksplorasi awal. Setiap peluang kerja sama akan dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional dan prioritas bisnis kedua perusahaan.
Perseroan juga menegaskan bahwa apabila di kemudian hari terdapat kebutuhan pengadaan kendaraan, seluruh proses akan dilaksanakan melalui mekanisme pengadaan perusahaan yang berlaku dengan prinsip terbuka, transparan, kompetitif, dan akuntabel. Seluruh calon penyedia akan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti proses sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai tindak lanjut, Agrinas Palma Nusantara dan Ashok Leyland sepakat melanjutkan pembahasan teknis guna mendalami spesifikasi kendaraan, aspek komersial, serta berbagai peluang kolaborasi yang dinilai dapat memberikan manfaat bagi kedua perusahaan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi yang lebih erat sekaligus membuka peluang sinergi strategis guna mendukung penguatan sektor perkebunan nasional, pengembangan industri hilir, dan transisi menuju sistem logistik yang lebih modern dan berkelanjutan.










