Olah Raga

ISOPLUS Run 2026 Hadirkan Pengalaman Urban bagi 8.000 Peserta

×

ISOPLUS Run 2026 Hadirkan Pengalaman Urban bagi 8.000 Peserta

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-Minggu pagi itu, Jakarta Selatan berdenyut beda. Hampir 8.000 pelari memadati Epiwalk Lifestyle, Rasuna Said, sejak pukul lima pagi. Mereka datang dari berbagai kalangan: profesional, komunitas, keluarga muda, bahkan puluhan jurnalis. Warna biru jersey rancangan Popomangun mendominasi kawasan, menandai tahun keempat gelaran ISOPLUS Run Series.

Tiga kategori dipertandingkan: 5K, 10K, dan Kids Dash. Rute terkalibrasi presisi membentang dari Mega Kuningan hingga HR Rasuna Said. Rekayasa lalu lintas dimulai pukul 05.00 WIB hingga 09.00 WIB untuk mengamankan ribuan peserta. Suasana start terasa kondusif, dengan suhu 25,9 derajat Celsius dan kelembaban 71,1 persen.

Namun, tantangan datang dari langit. Debu halus abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terasa hingga Jakarta. Panitia bergerak cepat berkoordinasi dengan tim dokter. Water station diperapat menjadi setiap 1,5 kilometer. Cut off time diperpanjang: 2,5 jam untuk 10K dan 1,5 jam untuk 5K.

Baca juga :ISOPLUS Marathon 2026 di Surabaya Targetkan Ribuan Pelari, Lewati Spot Ikonik

“Inovasi tahun ini kami rancang agar lebih relate dengan kehidupan urban,” ujar Ferdiansyah Hardianto, Senior Brand Manager ISOPLUS. Running DJ memompa energi di lintasan.(6/9) Cooling Zone dengan misty fan di KM 2 dan KM 8,5 jadi penyelamat keringat. Sedaap Pit Stop di KM 8,5-9 mengisi tenaga jelang finish.

Karya visual Popomangun turut menghiasi Digital Motion Installation di KM 3-4. “Kami ingin runner pulang bukan hanya dengan medali, tetapi pengalaman yang membuka potensi diri,” kata Ferdi. Pendekatan ini menjadi pembeda di tengah maraknya 556 event lari nasional pada 2025.

Aspek keselamatan pun diutamakan. Tim Running Doctors berlari langsung bersama peserta dengan prinsip “Run. Observe. Handle.” dr. Taufan mengingatkan pelari untuk mendengarkan sinyal tubuh. “Dari pantauan kami, tidak ada laporan ISPA dari peserta pagi ini,” tegas Race Director Safrita Aryana.

Persaingan di lintasan berlangsung sengit. Syamsuddin Massa keluar sebagai juara 10K putra dengan catatan 31 menit 27 detik. Novia Nur memenangkan 10K putri dengan waktu 37 menit 9 detik. Di kategori 5K, Irsan menjadi yang tercepat di putra, sementara Nefry di putri.

Bank MAS kembali menjadi sponsor utama untuk tahun ketiga. Mereka menghadirkan booth dengan gatcha games dan lelang running gear mulai Rp50 ribu. Item seperti Google Fitbit hingga Shokz OpenRun Pro turut diperebutkan. Antusiasme peserta terhadap aktivitas tambahan ini terlihat tinggi sepanjang race day.

Komitmen lingkungan juga diusung. Tempat sampah pilah organik dan anorganik disediakan di race village. Materialnya berasal dari daur ulang lebih dari 200 ribu tutup botol. Sampah dikelola JANGJO menjadi kompos, pakan maggot, dan material daur ulang. Ini wujud nyata kampanye #PilahDariSekarang.

Rangkaian ISOPLUS Run Series 2026 belum usai. Surabaya akan menjadi puncak pada 4 Oktober mendatang. Kategori full marathon 42,195 kilometer tersedia di sana. Target 9.000 pelari disiapkan. “Kami ingin ISOPLUS Run jadi tempat selebrasi bagi runners,” tutup Ferdi. Jakarta telah membuktikan: lari adalah gaya hidup.