SinarHarapan.id-Jakarta menjadi saksi kunjungan penting Panos Mytaros, Global CEO Bata Group, September 2026. Ia datang membawa pesan besar: setelah 95 tahun, Bata ingin kembali dekat dengan konsumen Indonesia. Bukan sekadar nostalgia, tetapi transformasi bisnis yang menyeluruh dan berpusat pada produk.
Dalam kunjungan itu, Panos menjelaskan Bata tengah menjalankan transformasi global. Fokusnya produk lebih relevan, organisasi sederhana, dan cara kerja efektif. Perubahan ini menyentuh portofolio hingga pengalaman konsumen. Langkah itu bertujuan memperkuat fundamental bisnis agar brand bergerak lebih cepat dan tepat.
Bagi Bata, simplifikasi bukan sekadar memangkas kompleksitas internal. Ini cara memastikan perusahaan fokus pada hal paling penting: menghadirkan produk baik dan relevan bagi konsumen. Produk dinilai sebagai fondasi transformasi, dari desain, kenyamanan, kualitas, hingga harga yang masuk akal hari ini.
Panos melihat konsumen Indonesia berubah cepat. Mereka lebih digital, mendapat informasi instan, dan memiliki banyak pilihan. Namun kebutuhan fundamental tetap: value baik, harga sesuai, serta pilihan yang memenuhi kebutuhan. Bata harus mendengarkan agar tidak ditinggalkan konsumen yang semakin selektif itu.
Baca juga :Koleksi Sepatu Bata “Shine This Eid” Lengkapi Perayaan Lebaran 2025
Karena itu, Bata memperkuat kanal digital tanpa mengabaikan retail fisik. Pengembangan platform online memberi akses mudah, sementara toko tetap menjadi bagian penting pengalaman brand. Keduanya harus berjalan seimbang. Strategi omnichannel menjawab perilaku konsumen yang berpindah layar dan toko setiap hari.
Indonesia punya posisi khusus. Tahun 2026 menandai 95 tahun Bata hadir, salah satu hubungan terpanjang brand dengan konsumen. Panos menegaskan Indonesia bukan masa lalu, melainkan bagian masa depan. Bata menghadapi tantangan, tetapi penyesuaian bisnis diyakini membangun fondasi stabil dan berkelanjutan.
Fondasi itu dibangun lewat penguatan retail, kehadiran online, dan peluang franchise bersama mitra lokal. Ambisi Panos sederhana: Bata kembali identik dengan sepatu di Indonesia, bukan sekadar merek warisan. Ia ingin brand ini tumbuh bersama pedagang, komunitas, dan generasi baru konsumen.
Transformasi diarahkan membawa kekuatan brand ke konteks hari ini. Portofolio lebih sederhana, proses kerja efektif, serta kehadiran retail dan digital diperkuat. Bata membangun pengalaman konsisten, mudah dipahami, dan relevan. Pendekatan itu menyapa generasi lama lewat nostalgia, sekaligus memberi alasan baru.
Pada akhirnya, tujuan Bata satu: kembali relevan. Produk tepat, value jelas, pengalaman sederhana. Konsumen tidak diminta memilih karena orang tua dulu memakai Bata, tetapi karena tawaran hari ini. Merek ingin diuji ulang, dibandingkan, lalu dipilih berdasarkan kualitas, kenyamanan, desain, harga.
Setelah 95 tahun, pesan Panos menggema: Bata kembali. Bukan sekadar kembali hadir, melainkan kembali dekat, relevan, dan tumbuh bersama Indonesia. Perjalanan menuju 100 tahun berikutnya dimulai dari langkah hari ini. Transformasi produk, simplifikasi, digital, retail, kemitraan lokal jadi fondasi baru.



