Ekonomi

Asuransi Astra Genap 70 Tahun: Inovasi Digital dan Komitmen Sosial Menuju Satu Abad

×

Asuransi Astra Genap 70 Tahun: Inovasi Digital dan Komitmen Sosial Menuju Satu Abad

Sebarkan artikel ini
70 Tahun Asuransi Astra: Dari Maskapai Buana ke Garda Oto, Menjaga Ketenangan di Setiap Kilometer.(Doc : Red)
70 Tahun Asuransi Astra: Dari Maskapai Buana ke Garda Oto, Menjaga Ketenangan di Setiap Kilometer.(Doc : Red)

SinarHarapan.id-Nilai sebuah asuransi baru terasa ketika kendaraan mogok di tengah tol pada pukul empat pagi. Bukan saat polis tersimpan rapi di laci, melainkan ketika seseorang membutuhkan pertolongan dan tidak tahu harus menghubungi siapa.

Agus hanya bisa pasrah setelah mobilnya ditabrak hingga ringsek parah. Penabrak melarikan diri tanpa tanggung jawab, sementara ia terdampar di tepi jalan.

Keesokan harinya, Agus menghubungi Garda Oto. Prosesnya jauh lebih mudah dari bayangannya. “Kemarin kejadian, besoknya saya klaim, besoknya lagi langsung masuk bengkel,” tuturnya. Pengalaman itu menjadi cermin perjalanan Asuransi Astra yang genap berusia Tujuh Dekade.

Sejak berdiri sebagai PT Maskapai Asuransi Buana pada 1956, perusahaan ini tumbuh menjadi pemain utama asuransi umum Indonesia. Perjalanan panjang itu melewati tiga fase krusial yang membentuk ketangguhan hingga kini.

(Doc : Asuransi Astra)
(Doc : Asuransi Astra)

Fondasi Tujuh Dekade yang Tak Instan

Fase pertama adalah pembentukan fondasi. Manajemen fokus pada penguatan sistem, pengelolaan sumber daya manusia, dan struktur organisasi perusahaan. Fondasi kokoh inilah yang menjadi pijakan bagi pertumbuhan berikutnya.

Fase kedua dimulai pada 1995 melalui terobosan Garda Oto. Di saat asuransi umum jarang melakukan branding masif, Garda Oto muncul dan berhasil menjadi pemimpin pasar asuransi kendaraan bermotor.

Fase ketiga adalah ekspansi dan diversifikasi ke asuransi komersial, properti, alat berat, hingga kesehatan. Diversifikasi menjadi kunci ketangguhan perusahaan ketika sektor otomotif mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir.

President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus, menegaskan bahwa tujuh dekade bukan waktu singkat. Perusahaan telah melewati berbagai siklus ekonomi dan fase pertumbuhan yang naik-turun.

“Tujuh dekade tentu bukan waktu yang singkat dan kami telah melalui berbagai siklus serta fase pertumbuhan,” ujar Maximiliaan dalam Media Conference Kick Off #TujuhDekadeAsuransiAstra di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca juga :Tujuh Dekade Asuransi Astra, Tiga Inovasi Digital Diluncurkan Sekaligus

Kinerja Keuangan yang Menopang Kepercayaan

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Asuransi Astra membukukan pendapatan asuransi Rp8,88 triliun sepanjang 2025. Prestasi ini diraih bersamaan dengan dipertahankannya peringkat A- (Excellent) dari AM Best untuk empat tahun berturut-turut.

Laba setelah pajak per September 2025 mencapai Rp1,18 triliun, tumbuh 9,03 persen year on year. Premi bruto tercatat Rp5,93 triliun atau naik 10,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Rasio Risk Based Capital perusahaan berada di level 349,27 persen, jauh di atas ketentuan minimum. Return on equity mencapai 18 persen sepanjang 2025, menegaskan fundamental keuangan yang sangat kuat dan berkelanjutan.

Maximiliaan menegaskan bahwa reputasi perusahaan dibangun dari kepercayaan yang lahir melalui perlindungan andal. Kualitas produk, tata kelola, dan kinerja bisnis menjadi pilar yang saling menopang.

“Kepercayaan itu dibangun melalui perlindungan yang andal dan kemampuan memberikan peace of mind kepada pelanggan,” papar Maximiliaan.

Tujuh Dekade Asuransi Astra: Ketika Janji Perlindungan Terbukti di Jalan Raya.(Doc : Asuransi Astra)
Tujuh Dekade Asuransi Astra: Ketika Janji Perlindungan Terbukti di Jalan Raya.(Doc : Asuransi Astra)

People: Profesionalisme yang Menjaga Ketenangan

Di balik angka-angka itu, ada 895 karyawan yang menjalani 15.875 jam pelatihan sepanjang tahun. Investasi pada manusia menjadi fondasi Asuransi Astra dalam menjaga standar layanan di seluruh lini bisnis.

Komitmen tersebut berbuah manis. Asuransi Astra meraih predikat Excellent dari SWA Media Group pada ajang HR Excellence Award 2025 melalui implementasi strategi employer branding yang konsisten dan terukur.

Perusahaan juga membangun lingkungan kerja inklusif melalui Lembaga Kerja Sama Bipartit. Keberagaman komposisi manajemen dan karyawan menjadi cermin komitmen perusahaan terhadap kesetaraan dan profesionalisme tanpa memandang latar belakang.

Maximiliaan menekankan bahwa industri asuransi sangat sarat dengan keahlian khusus. Kualitas insan Astra menjadi penentu keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang, termasuk regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan.

Baca juga :Tujuh Dekade Berkiprah, Asuransi Astra Tegaskan Komitmen Menjaga Kepercayaan Masyarakat

(Doc : Asuransi Astra)
(Doc : Asuransi Astra)

Inovasi Digital: Menjawab Perubahan Zaman

Perubahan perilaku konsumen mendorong Asuransi Astra bertransformasi lebih jauh. Pelanggan kini menginginkan proses cepat, mudah, dan terintegrasi. Perusahaan menjawabnya melalui tiga inovasi digital menjelang puncak perayaan Tujuh Dekade.

Aplikasi myGarda menjadi pintu masuk tunggal bagi pelanggan untuk mengakses 20 layanan perlindungan. Bantuan darurat, pengajuan klaim, survei, hingga kontrol rawat jalan tersedia dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi.

Situs gardaoto.com mengadopsi teknologi Optical Character Recognition. Cukup mengunggah KTP dan STNK, data pelanggan terisi otomatis tanpa perlu mengetik 16 kolom formulir, mempercepat proses pembelian polis secara signifikan.

Garda Siaga memperkenalkan armada hydraulic flatbed yang mengangkut kendaraan secara utuh di atas bak derek. Teknologi ini dirancang untuk mengevakuasi kendaraan listrik dan hybrid dengan lebih aman, kini tersedia di 31 titik di seluruh Indonesia.

Director Astra sekaligus Director in Charge Astra Financial, Siswadi, menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar memindahkan layanan ke layar ponsel. Teknologi harus membawa layanan lebih dekat kepada pelanggan yang membutuhkan.

“Insurance is ultimately experienced through service. Insurance is a promise, service is where the promise is,” kata Siswadi dalam Media Conference Transformation Beyond The Screen di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Kepercayaan yang Terus Dijaga

Pengalaman berbeda datang dari Sigit Setiawan, pelanggan sejak 2020. Ketika kendaraannya mengalami kendala teknis, petugas Garda Siaga tidak hanya memperbaiki mobil. Mereka terlebih dahulu memastikan kondisi Sigit sebagai manusia yang membutuhkan pertolongan.

“Prosesnya sangat mudah dan petugas Garda Siaga segera datang memberikan bantuan. Saya merasa diperlakukan sebagai orang yang membutuhkan bantuan, bukan sekadar kendaraan yang harus diperbaiki,” kata Sigit.

Marketing-Retail & Digital Business Director Asuransi Astra, Deddy Armand, menyebut momentum tujuh dekade sebagai milestone yang layak dirayakan bersama pelanggan. Apresiasi pelanggan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang perusahaan.

“Setiap inovasi yang kami hadirkan tak lain bagian dari hasil masukan pelanggan agar kami lebih relevan dengan perkembangan zaman,” ungkap Deddy.

Public Contribution: Dampak Nyata bagi Masyarakat

Perayaan Tujuh Dekade bukan sekadar pencapaian bisnis. Asuransi Astra memperkuat komitmen sosial melalui program Estafet Peduli Bumi yang menjangkau empat pilar utama: pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Di Lampung, program ini memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 230 penduduk Desa Tanjungsari. Edukasi kesehatan tentang strategi hidup sehat dengan hipertensi menjadi bagian dari upaya preventif yang menyeluruh.

Tidak berhenti di situ. Sebanyak 5.000 bibit mangrove ditanam di Pulau Pasaran sebagai bagian dari dukungan terhadap target Net Zero Emission Astra pada 2050. Mangrove dipilih karena kemampuannya menyerap karbon dan melindungi pesisir dari abrasi.

Maximiliaan menegaskan bahwa perayaan tujuh dekade menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan yang telah dibangun bersama pelanggan dan masyarakat. Kepercayaan yang diberikan menjadi tanggung jawab untuk terus dihadirkan manfaatnya.

“Memasuki usia tujuh dekade merupakan momentum bagi Asuransi Astra untuk merefleksikan perjalanan yang telah dibangun bersama pelanggan, masyarakat, dan berbagai pihak yang telah memberikan kepercayaan serta dukungan kepada kami,” ujar Maximiliaan.

Menuju Satu Abad yang Berkelanjutan

Maximiliaan menegaskan bahwa ambisi perusahaan melampaui angka 100 tahun. Tujuan utamanya adalah menjadi perusahaan asuransi umum paling berkelanjutan di Indonesia dengan inovasi sebagai mesin penggerak utama yang tak pernah berhenti.

“Kami ingin menjadi the most sustainable general insurance in the industry di Indonesia. Rasa-rasanya tidak hanya 100 tahun, ya. Kita ingin lebih dari 100 tahun,” tegasnya.

“Ke depan, semangat ini akan terus kami bawa untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan dan menghadirkan peace of mind melalui produk, layanan, maupun kontribusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” lanjut Maximiliaan.

(Doc : Asuransi Astra)
(Doc : Asuransi Astra)

Kompetisi literasi dan inklusi keuangan ACTION! menjadi bagian dari rangkaian perayaan Tujuh Dekade. Berlangsung 8 Juni hingga 12 September 2026 dengan total hadiah Rp70 juta, program ini mengajak mahasiswa menjadi agen perubahan di daerahnya masing-masing.

Puncak selebrasi digelar pada 10-12 September 2026 di Jakarta melalui Gema Karya #TujuhDekadeAsuransiAstra. Rangkaian kegiatan ini menjadi penanda bahwa Tujuh Dekade Asuransi Astra bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang berikutnya dalam menjaga ketenangan bagi jutaan masyarakat Indonesia.