SinarHarapan.id-Daihatsu tak hanya memamerkan mobil di GIIAS 2026. Pabrikan asal Jepang ini juga menggelar ajang penganugerahan SMK Binaan Terbaik. Acara bertajuk “Bersama Sahabat Membangun Negeri” berlangsung di Hall 7B, Rabu (5/8).
Komitmen terhadap pendidikan vokasi ini menjadi pilar CSR bernama Pintar Bersama Daihatsu. Program ini bertujuan memperkuat link and match antara dunia pendidikan dan industri otomotif. Siswa dibekali kompetensi relevan agar siap memasuki dunia kerja.
Tahun ini, Daihatsu SMK Skill Contest 2026 memasuki penyelenggaraan ke-9. Sejak pertama digelar pada 2012, ajang ini terus tumbuh. Sekitar 380 SMK binaan dan lebih dari 760 peserta mengikuti kompetisi bergengsi tersebut.
Baca juga :Lebih dari 109 Ribu Kilometer, Kisah Loyalitas Mufti dan Terios Warnai Kumpul Sahabat Daihatsu
Para peserta berasal dari siswa dan guru pendamping dari berbagai wilayah Indonesia. Mereka berkompetisi menguji kompetensi dan bertukar pengalaman. Ajang ini menjadi tolok ukur kesiapan mereka menghadapi perkembangan teknologi otomotif.
Nilawati Irjani, Human Resources and General Affairs Director PT Astra Daihatsu Motor, menyampaikan apresiasi. “Sinergi antara produk, teknologi, dan talenta berkualitas sangat penting,” ujarnya di atas panggung. Ia berharap lahir generasi muda berdaya saing global.
Juara pertama diraih SMK Nu Ma’arif Kudus, Jawa Tengah. Posisi kedua ditempati SMK Negeri 1 Lintau Buo, Sumatera Barat. Juara ketiga menjadi milik SMK Al Mufti Subang, Jawa Barat.
Kategori Best Student diberikan kepada Muhamad Nurrezki dari SMK Negeri 1 Lintau Buo. Sementara Best Teacher diraih Mahfud Fauzi dari SMK Nu Ma’arif Kudus. Dua sekolah finalis juga menerima apresiasi dari Daihatsu.
Total hadiah puluhan juta rupiah dibagikan kepada para pemenang. Selain uang tunai, Daihatsu memberikan alat praktik pembelajaran. Mesin dan transmisi berbagai model Daihatsu siap menunjang proses belajar mengajar di sekolah.
Paket beasiswa khusus juga diberikan bagi siswa terbaik. Program ini menjadi bentuk komitmen jangka panjang Daihatsu. Pendidikan berkualitas adalah investasi untuk masa depan industri nasional.
Sejak 2010, Daihatsu konsisten menjalankan program pengembangan vokasi berbasis industri. Hingga kini, lebih dari 50.000 penerima manfaat telah dirasakan. Program ini menjangkau 35.000 siswa, 3.000 guru, dan 445 SMK binaan di seluruh Indonesia.
Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan melalui penyelarasan kurikulum. Kompetensi guru dan siswa terus ditingkatkan. Budaya kerja industri serta sarana pembelajaran juga diperkuat secara konsisten.
Empat pilar CSR Daihatsu terus dijalankan berdampingan. Pintar, Hijau, Sehat, dan Sejahtera Bersama Daihatsu menjadi pedoman. Komitmen ini sejalan dengan tema membangun negeri melalui sinergi dan kebersamaan.
