Otomotif

AKTI Wisuda 76 Lulusan Vokasi, Toyota Indonesia Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri

×

AKTI Wisuda 76 Lulusan Vokasi, Toyota Indonesia Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri

Sebarkan artikel ini
Sinergi TMMIN dan AKTI: Investasi SDM Vokasi demi Keberlanjutan Industri Otomotif Nasional.(Doc : TMMIN)
Sinergi TMMIN dan AKTI: Investasi SDM Vokasi demi Keberlanjutan Industri Otomotif Nasional.(Doc : TMMIN)

SinarHarapan.id-Akademi Komunitas Toyota Indonesia mewisuda 76 mahasiswa dari dua program studi diploma. Momen ini menjadi tonggak baru bagi pendidikan vokasi otomotif nasional yang siap bersaing di industri. Mereka siap menggebrak pasar kerja.

Wisudawan terdiri atas 44 lulusan Diploma Dua Tata Operasi Perakitan Kendaraan Roda Empat dan 32 lulusan Diploma Satu Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi. Keduanya dirancang selaras kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang pesat. Kurikulumnya praktis dan aplikatif, menjawab tantangan zaman global. Industri otomotif butuh talenta adaptif.

Mengusung tema From Learning to Leading: Empowering Future Industry Professionals, AKTI membekali lulusan dengan kompetensi teknis dan keterampilan praktis. Kurikulum disusun berdasarkan kebutuhan riil lapangan agar lulusan langsung berkontribusi. Mereka tidak hanya siap kerja, tetapi mampu beradaptasi cepat di industri. Kualitas lulusan menjadi prioritas utama.

AKTI merupakan inisiatif PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang dibangun menjawab kebutuhan SDM otomotif. Industri tidak sekadar pengguna tenaga kerja, tetapi ikut membentuk kompetensi generasi muda. People development berkelanjutan menjadi fondasi utama. TMMIN menanamkan standar dan budaya kerja sejak dini. Sinergi menguatkan ekosistem vokasi nasional.

Dari Karawang untuk Indonesia: AKTI Cetak Talenta Otomotif Siap Hadapi Bonus Demografi.(Doc : TMMIN)
Dari Karawang untuk Indonesia: AKTI Cetak Talenta Otomotif Siap Hadapi Bonus Demografi.(Doc : TMMIN)

Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto menegaskan bahwa membangun kualitas SDM bukan program jangka pendek, melainkan investasi keberlanjutan industri otomotif nasional. Melalui AKTI, lahir talenta yang kompeten, memahami standar, dan berbudaya kerja industri. Investasi manusia hari ini kekuatan industri masa depan. Komitmen demi generasi emas Indonesia.

Bonus demografi menjadi momentum penting bagi Indonesia mempersiapkan generasi muda. Perubahan teknologi dan tuntutan produktivitas menuntut kompetensi relevan. Keterlibatan industri dalam pendidikan mempertemukan potensi anak muda dengan kebutuhan dunia kerja. Sinergi ini mendorong pengembangan SDM berkelanjutan dan adaptif terus tumbuh. Kolaborasi kunci menyiapkan SDM unggul.

Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya Adnyana menyatakan pendidikan dan industri perlu berjalan senada dan seirama. Link and match diperkuat agar generasi muda siap memasuki dunia kerja. Mereka juga terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Kolaborasi ini kunci masa depan. Masa depan di tangan mereka.

AKTI Lepas 76 Mahasiswa, Bukti Link and Match Pendidikan dan Industri Otomotif.(Doc: TMMIN)
AKTI Lepas 76 Mahasiswa, Bukti Link and Match Pendidikan dan Industri Otomotif.(Doc: TMMIN)

Sejak berdiri 27 Oktober 2015, AKTI telah meluluskan 429 mahasiswa. Sebanyak 326 alumni bekerja di TMMIN dan 16 perusahaan pemasok rantai pasok Toyota Indonesia. Mereka berkembang hingga penugasan di Filipina, Thailand, Malaysia, dan Jepang. Karier mereka melesat di industri global. Kiprah alumni terus membanggakan Indonesia.

Muhammad Safiq, lulusan Angkatan 1 TPMO, kini Team Leader di Engine Plant Sunter TMMIN. Ia menyebut AKTI membentuk kemampuan teknis, disiplin, tanggung jawab, dan keberanian belajar. Bekal itu mengantarnya dari Maintenance Technician menjadi pemimpin. Fondasi penting kariernya di dunia kerja. Kisahnya inspirasi bagi generasi muda.

Alumni AKTI meraih medali emas dan perak Asia Pacific Skill Contest di Thailand 2024 dan 2025. Pada 2026, mereka kembali menorehkan emas kategori Press dan Maintenance, perak kategori Machining. Pengembangan talenta mendukung keberlanjutan industri dan membuka kesempatan generasi muda Indonesia. Prestasi itu bukti vokasi berkualitas.