SinarHarapan.id-Chery Indonesia kembali menggelar Chery Technician Skill Contest 2026 pada 25-26 September 2026. Ajang ketiga ini menguji 212 teknisi dari jaringan resmi. Tujuannya memperkuat kompetensi dan menjaga konsistensi layanan purnajual sebagai bagian pengembangan sumber daya manusia otomotif nasional berkelanjutan.
Para teknisi diuji menangani kendaraan ICE, BEV, HEV, dan PHEV sesuai prosedur Chery. Materi mencakup teori, ketepatan diagnosis, keterampilan praktik, sistem tegangan tinggi, manajemen baterai, motor listrik, perangkat elektronik, hingga prosedur keselamatan. Standar kerja global menjadi acuan dalam setiap penilaian.
Denny MT, Aftersales Director Chery Business Unit, mengatakan program ini memberi setiap teknisi ruang berkembang mencapai kompetensi selaras standar global. Kompetensi kuat mendukung layanan purnajual optimal, efisien, dan terus memberikan rasa tenang bagi konsumen Chery sepanjang masa kepemilikan kendaraan mereka.
Tema “Empowering Excellence through Innovation” mencerminkan komitmen Chery mendorong teknisi mengembangkan pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri, dan mencapai standar keunggulan. Prinsip empowering, excellence, dan through innovation menjadi fondasi adaptasi terhadap kemajuan teknologi kendaraan, serta solusi kerja lebih efektif di industri otomotif.
Baca juga :Lonjakan 62,56 Persen, Chery Raup 3.500 SPK dan 2.000 Test Drive di GIIAS
Seleksi berjenjang melibatkan 212 teknisi jaringan resmi Chery. Dua belas teknisi lolos ke regional, lalu lima terbaik melaju final nasional. Proses ini menjaga penerapan standar teknis dan prosedur layanan secara konsisten di seluruh jaringan resmi Chery Indonesia yang tersebar luas.
Materi uji meliputi pelatihan, produk terbaru, technical bulletin, pre-delivery inspection, perawatan berkala, dan troubleshooting. Penilaian berfokus pada akurasi diagnosis, penanganan masalah, prosedur pemeriksaan, penggunaan alat, efisiensi waktu, serta kepatuhan standar Chery. Peserta juga diuji komunikasi data antarmodul dan analisis materi.
Rafael Nistel Rooy Surentu dari OAP Manado keluar sebagai juara pertama. Dede Saehuna dari Bintang Mitra Purwokerto meraih juara kedua. Slamet Widodo dari AEM Yasmin Bogor menyelesaikan kompetisi di posisi ketiga. Ketiganya melalui rangkaian teori dan praktik yang ketat tersebut.
Kompetisi mendukung pengembangan SDM otomotif Indonesia dan kesiapan teknisi menghadapi elektrifikasi. Pelatihan berkelanjutan memperkuat kemampuan menangani sistem tegangan tinggi, manajemen baterai, motor listrik, perangkat elektronik, diagnosis, dan prosedur keselamatan. Kompetensi kuat menjadi fondasi layanan purnajual cepat, tepat, konsisten di jaringan.
Chery Family Care menempatkan kebutuhan dan kenyamanan konsumen sebagai bagian penting setiap tahap kepemilikan kendaraan. Layanan profesional dan andal memberi rasa aman, tenang, serta keyakinan bahwa kendaraan Chery terawat sesuai standar global. Ini komitmen berkelanjutan Chery bagi konsumen Indonesia setia.
Teknisi terbaik nasional berkesempatan mewakili Indonesia di kompetisi internasional. Ajang global menjadi apresiasi, ruang bertukar pengetahuan, dan memperluas pengalaman bersama teknisi Chery berbagai negara. Pembelajaran itu memperkuat kesiapan menghadapi sistem kelistrikan, elektronik, perangkat lunak diagnostik, standar keselamatan kendaraan elektrifikasi Indonesia.
