Gaya Hidup

Film Setan Alas! Menantang Pakem Horor Mainstream, Menolak Ketergantungan Jumpscare

×

Film Setan Alas! Menantang Pakem Horor Mainstream, Menolak Ketergantungan Jumpscare

Sebarkan artikel ini

Film horor yang "tidak memberi ruang untuk bernapas" yang segar dan penuh kejutan

Sutradara, produser dan Para Pemain Film Setan Alas Setelah Gala Premier

SinarHarapan.id – Gala Premiere film horor Indonesia Setan Alas! (The Draft!) yang digelar di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Selasa (10/02/2026), memantik perhatian penonton dan media , karena film ini menolak pakem horor mainstream berbasis jumpscare.

Disutradarai oleh Yusron Fuadi, Setan Alas! (The Draft!) menawarkan pengalaman horor yang tidak mengandalkan kejutan visual atau suara keras mendadak. Sebaliknya, film ini membangun ketegangan melalui atmosfer, dialog, dan kesadaran penonton terhadap konstruksi rasa takut itu sendiri sebuah pendekatan yang jarang ditemui dalam film horor Indonesia arus utama.
“Sejak awal kami sadar bahwa film horor sangat identik dengan jumpscare. Tapi kami ingin berdiri di sisi sebaliknya. Menantang kebiasaan itu dan mengajak penonton menikmati horor yang bekerja di pikiran, bukan hanya di refleks.” Kata Yusron dalam konfrensi Pers Gala Premiere.

Film berdurasi 84 menit ini mengisahkan lima mahasiswa dengan latar belakang yang saling bertolak belakang yang menghabiskan akhir pekan di sebuah vila tua di tengah hutan. Ketika salah satu dari mereka tewas secara misterius, teror berkembang bukan sebagai rentetan kejutan, melainkan sebagai akumulasi prasangka, konflik, dan cara manusia membangun ketakutan secara kolektif.

Para pemain seperti Adhin Abdul Hakim, Anastasya Herzigova, Haydar Salihz, Winner Wijaya, Ibrahim Alhami, Putri Anggie, Ernanto Kusumo (alm.), serta penampilan Hanung Bramantyo dalam peran yang tak terduga, dipuji karena mampu menjaga tensi cerita tanpa eksploitasi efek kejut yang lazim ditemukan dalam film horor komersial.

Para Pemain Film Setan Alas
Foto: Istimewa

Pendekatan non-konvensional ini menuai respons positif dari penonton gala premiere yang menyebut film ini sebagai horor yang “tidak memberi ruang untuk bernapas” meski minim jumpscare.

Diskusi yang muncul selepas pemutaran film menunjukkan bahwa Setan Alas! (The Draft!) meninggalkan rasa tidak nyaman yang bertahan lama bukan karena terkejut, melainkan karena dipaksa berpikir.

Sikap film ini yang menolak arus utama sejalan dengan rekam jejak prestasinya. Setan Alas! (The Draft!) sebelumnya meraih Best Film, Best Storytelling, dan Best Editing dalam ajang JAFF Indonesian Screen Awards 2023, serta mendapat pujian dari kritikus film Hikmat Darmawan yang menyebutnya sebagai horor Indonesia yang segar dan penuh kejutan.

Di tingkat internasional, film ini melangsungkan world premiere di Fantastic Fest 2024 di Texas, Amerika Serikat, serta diputar di London dan Toronto pada 2024, dengan respons positif dari penonton yang mengapresiasi keberaniannya “melawan pakem” horor konvensional.

Ke depan, Setan Alas! (The Draft!) direncanakan akan melanjutkan rangkaian penayangan dan kegiatan publik sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dan dialog dengan penonton Indonesia.

Usai Gala Premiere, film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop-bioskop Indonesia mulai 5 Maret 2026.