Internasional

Indonesia dan 7 Negara Serukan Israel Buka Akses Penuh PBB ke Gaza

×

Indonesia dan 7 Negara Serukan Israel Buka Akses Penuh PBB ke Gaza

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama tujuh koleganya menuntut Israel membuka akses penuh ke Gaza. Negara-negara itu meminta PBB dan LSM internasional dapat beroperasi tanpa batasan di Gaza dan Tepi Barat. Pernyataan bersama itu Kemlu RI unggah melalui akun media sosial X @Kemlu_RI pada Jumat (2/1).

Mereka menilai segala upaya menghambat operasi kemanusiaan sebagai tindakan tidak dapat diterima. Para menteri memuji kerja keras semua organisasi dan badan PBB termasuk UNRWA. LSM kemanusiaan internasional juga terus membantu warga sipil Palestina dalam kondisi sangat sulit.

Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza kini kian memburuk dengan cuaca buruk dan tidak stabil. Hujan lebat dan badam memperparah kondisi akibat terbatasnya akses bantuan kemanusiaan. Krisis akut pasokan kebutuhan pokok dan lambannya material pemulihan semakin memperburuk keadaan.

Cuaca buruk mengungkap kerapuhan kondisi bagi hampir 1,9 juta pengungsi Palestina. Mereka tinggal di tempat penampungan yang tidak memadai dan rentan terhadap bencana. Banjir merendam kamp-kamp pengungsian sementara tenda-tenda banyak yang robek diterpa angin.

Bangunan-bangunan yang rusak juga runtuh dan paparan suhu dingin memperbesar risiko kesehatan. Malnutrisi dan wabah penyakit mengancam anak-anak, perempuan, lansia, serta individu rentan. Kondisi itu membutuhkan respons kemanusiaan segera dan tanpa halangan.

Para menteri menegaskan kembali dukungan penuh terhadap Resolusi DK PBB 2803 dan Rencana Komprehensif AS. Mereka menyatakan niat untuk berkontribusi pada keberhasilan implementasi rencana tersebut. Tujuannya memastikan gencatan senjata berkelanjutan dan mengakhiri perang di Gaza.

Upaya itu juga untuk menjamin kehidupan bermartabat bagi rakyat Palestina yang telah lama menderita. Langkah ini sekaligus membuka jalan kredibel menuju penentuan nasib sendiri dan kemerdekaan Palestina. Mereka menekankan perlunya segera memulai upaya pemulihan awal termasuk penyediaan hunian layak.

Mereka juga mendesak komunitas internasional menegakkan tanggung jawab hukum dan moralnya. Tekanan harus diberikan kepada Israel sebagai kekuatan pendudukan untuk mencabut pembatasan akses. Pasokan penting seperti tenda, material bangunan, dan bantuan medis harus segera didistribusikan.

Negara-negara itu menyerukan penyaluran bantuan kemanusiaan segera dan komprehensif tanpa hambatan. Bantuan harus disalurkan melalui PBB dan badan-badannya tanpa campur tangan pihak mana pun. Rehabilitasi infrastruktur dan rumah sakit di Gaza juga harus dipercepat.(Infopublik/IS)