26 February 2024

SinarHarapan.id –  Indonesia terpilih menjadi Ketua Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya ASEAN Korea Centre . “Dari 11 perwakilan negara anggota ASEAN di Seoul, Indonesia terpilih untuk memimpin Kelompok Kerja Pariwisata dan Budaya ASEAN Korea Centre pada sidang pertama d 2024,” kata Alex Macatuno, Pimpinan Divisi Kerjasama Budaya dan Pariwisata Sekretariat ASEAN Korea Centre/AKC.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul bertugas sebagai Ketua dan Kedutaan Besar Republik Demokratik Lao di Seoul bertugas sebagai Wakil Ketua.

Pasca pemilihan, Dr Joannes Ekaprasetya Tandjung, Minister Counsellor/Koordinator Fungsi Ekonomi Kreatif dan Digital, Percepatan Start Up dan Diplomasi Publik KBRI Seoul, langsung bertugas memimpin sidang pasca pemilihan Ketua Pokja Pariwisata dan Budaya AKC.

Ms Soudavanh dari Kedubes Lao PDR bertugas sebagai Wakil Ketua Pokja. Sidang pertama membahas mengenai dua agenda utama yaitu laporan kegiatan periode tahun 2023 dan rencana kerja 2024.

“Kepemimpinan Indonesia di forum ASEAN tahun 2023 mengedepankan tema utama ASEAN Matters Epicentrum of Growth,” kata Dr Joannes E. Tandjung, yang sebelumnya bertugas sebagai Sekretaris Kedua di Perutusan Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, WTO dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa periode 2007-2011.

Dr. Joannes memaparkan, kepemimpinan Indonesia pada Pokja Budaya dan Pariwisata ASEAN Korea Centre/AKC tahun 2024 akan berfungsi sebagai corong yang tidak hanya menyuarakan kepentingan terkait wisata dan budaya dari negara-negara ASEAN Committee in Seoul kepada AKC, namun juga untuk mengupayakan celah kerjasama yang lebih luas berbasis budaya dan pariwisata guna persahabatan yang lebih erat antara negara ASEAN dan Korsel.

Kegiatan periode 2023 berisi penyelenggaraan ASEAN Week 2023, pembuatan video promosi pariwisata negara-negara ASEAN yang disponsori AKC, Perpustakaan Digital ASEAN dan Forum Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan yang akan diselenggarakan pada 31 Januari 2023.

Kepemimpinan Indonesia di Pokja Budaya dan Pariwisata AKC menjadi esensial karena mengarahkan strategi kerja sama sektor pariwisata dan budaya antara negara anggota ASEAN dan Korsel untuk satu tahun ke depan.

Rangkaian kegiatan yang mengemuka di bawah kepemimpinan Indonesia sepanjang 2024 adalah promosi pariwisata dan pertukaran budaya termasuk program penyelenggaran pameran ASEAN-Korea Culture and Tourism Integrated Experience dan program pengembangan kapasitas untuk ASEAN-Korea Quality Tourism Development Towards Sustainability.

Selain itu, kepemimpinan ini merupakan yang pertama pasca pandemi COVID-19. Sebelum pandemi, Pokja Budaya Pariwisata dipimpin oleh Kamboja.

Indonesia sebagai Pimpinan Pokja Budaya dan Pariwisata berperan penting untuk memfasilitasi kepentingan negara-negara anggota ASEAN Committee in Seoul dengan Sekretariat AKC terkait perencanaan dan realisasi program kegiatan promosi budaya serta pertukaran pariwisata.

Di samping itu, Indonesia bertanggung jawab untuk menjalin komunikasi antara perwakilan negara anggota ASEAN di Seoul dengan organisasi terkait AKC seperti Badan Eksekutif.

Ketua Pokja juga bertugas untuk memfasilitasi isu-isu strategis lainnya di sektor pariwisata dan budaya antara para wakil negara anggota ASEAN.

Kepemimpinan Indonesia pada Pokja Budaya dan Pariwisata mencerminkan pengakuan tidak hanya dari perwakilan negara ASEAN di Seoul tetapi juga dari Sekretariat ASEAN Korea Centre atas peran integral Indonesia dalam mempererat penguatan kerjasama perwakilan negara ASEAN dan Korsel di sektor pariwisata dan budaya.

Sepanjang 2022-2023, KBRI Seoul aktif mempromosikan pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif Indonesia melalui penyelenggaraan acara Colorful North Sulawesi pada Desember 2022, pagelaran Indonesia Night di Daegu Juni 2023, Festival Indonesia di Gwanghwamun Square bulan September 2023.

Para Duta Besar negara anggota ASEAN dan Pimpinan ASEAN Korea Centre kerap diundang berpartisipasi sebagai peserta aktif dalam berbagai kegiatan tersebut.

Pada 2023 di mana Indonesia memimpin ASEAN dan dalam rangka peringatan hubungan diplomatik ke-50 Indonesia dan Korea Selatan, KBRI Seoul sebagai Chair ASEAN Committee in Seoul menyelenggarakan Briefing Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi kepada para Duta Besar negara anggota ASEAN dan MIKTA serta pimpinan Sekretariat ASEAN-Korea Centre di Wisma Duta Seoul tanggal 29 Maret 2023.

KBRI Seoul menyelenggarakan Forum Diskusi bersama Dr. N. Hassan Wirajuda, Menteri Luar Negeri RI periode 2001-2009 pada 27 Juni 2023. Diskusi antara Duta Besar negara anggota ASEAN bersama Menteri Luar Negeri Korsel 2022-2023, Mr Park Jin, dan Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn pada 16 Juni 2023.

Terkait promosi pariwisata, KBRI Seoul bersama Perwakilan Negara ASEAN aktif mempromosikan pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif melalui Lokakarya Batik yang diselenggarakan untuk istri Duta Besar negara-negara anggota ASEAN.

Kepemimpinan Indonesia dalam Pokja Pariwisata dan Budaya akan terus diberdayakan tidak hanya untuk mengarahkan fokus penguatan kerjasama sektor pariwisata dan budaya antara negara anggota ASEAN dan Korsel namun juga mendorong prioritas Indonesia terkait pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif.

Selain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan, kerjasama budaya dan pariwisata difungsikan untuk mendekatkan persahabatan serta memperkuat kemitraan ASEAN dan Korsel.

Kerja sama sosial budaya merupakan salah satu pilar Masyarakat Ekonomi ASEAN yang dimuat pada Cetak Biru Masyarakat Sosial Ekonomi ASEAN tahun 2025.

(Sumber: KBRI Seoul)