SinarHarapan.id-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kini menyematkan fitur disabilitas pada website resminya, yakni kominfo.go.id untuk mengakomodasi penyandang disabilitas yang ingin mengaksesnya.

“Berdasarkan Undang-Undang Disabilitas, ternyata kita (Kominfo) punya kewajiban pemerintah (membuat fitur disabilitas) itu, dan ternyata itu menjadi salah satu topik juga di penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),“ ujar Kepala Pusat Data dan Sarana Informatika (PDSI) Kominfo, Irawati Tjipto Priyanti, dalam peluncuran Fotur Disabilitas pada Web Kominfo dan Metaverse Kominfo, di Kantor Kominfo, Jakarta, pada Selasa (21/11/2023).

Irawati mengatakan, peluncuran fitur itu merupakan salah satu upaya Kominfo menerapkan transformasi digital yang inklusif ke seluruh lapisan Masyarakat, termasuk kaum disabilitas.

Dalam hal itu Kementerian Kominfo telah merancang agar fitur Istimewa ini bisa diterapkan diseluruh website Kementerian, termasuk apabila ada website yang baru dan bisa digunakan dimana saja tanpa harus menambah perangkat apapun.

“Sehingga kawan-kawan kita disabilitas bisa mengakses website kominfo dimanapun, di warnet, di rumah dengan keyboard yang ada gitu tidak memerlukan satu tools yang lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut Irawati mengatakan, dalam membuat fitur itu, pihaknya memiliki fokus utama pada disabilitas netra (tuna netra) dan rungu (tuna rungu) atau tuli.

Proses pembuatan fitur itu juga dinilai tidak mudah karena melalui tahapan yang panjang, mulai dari perencanaan hingga pelibatan perwakilan penyandang disabilitas.

“Proses untuk menerapkan fitur ini juga cukup panjang. kami sendiri Undang-Undangnya kita juga pelajari sedemikian ternyata journeynya lumayan Panjang, saya dengar Telkom juga akan menerapkan itu luar biasa,” jelas Kepala PDSI Kominfo.

Menurut Irawati, pihaknya menerapkan prinsip bagaimana menggunakan teknologi digital yang ada untuk bergembira (have fun).

Untuk itu, PDSI Kominfo menggabungkan dua hal dalam membuat fitur disabilitas itu, yakni sisi humanis dan keberpihakan.

“Jadi saya dan tim mengkombinasikan dua hal itu yang satu Humanis dan bagaimana kita keberpihakan terhadap seluruh lapisan masyarakat termasuk kawan-kawan disable,” tandas Kepala PDSI Kominfo.

Turut hadir dalam acara itu, Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kominfo Mira Tayyiba, Dirjen PPI Kominfo Wayan Toni Supriyanto, Staff Ahli Menteri Kominfo, dan jajaran tim PDSI Kominfo.(isn/infopublik)