SinarHarapan.id-Di tengah hiruk-pikuk dunia digital yang kerap memicu kelelahan sosial, Lightplus by Wardah menghadirkan sebuah ruang baru yang memadukan perawatan kulit dengan pengalaman rekreasi. Bertajuk “Lightplus Lightperience Picnic 2026”, acara ini menjadi fourth space pertama di Indonesia yang mengintegrasikan teknologi diagnostik kulit dengan suasana piknik santai di ruang terbuka.
Kegiatan yang berlangsung pada 17 hingga 19 Juli 2026 di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan, ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan Generasi Z akan tempat untuk beristirahat dari gawai dan membangun koneksi nyata. Mengusung semangat “Light on Your Skin, Light on Your Mind”, acara ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk melakukan healing dari dunia maya sekaligus merawat diri.
Brand Manager Lightplus by Wardah, Nastiti Prawitasari, mengungkapkan bahwa fenomena kelelahan sosial dan skin stress menjadi latar belakang utama digelarnya kegiatan ini. “Kami melihat adanya kebutuhan generasi muda akan ruang untuk berhenti sejenak dan recharge. Melalui Lightperience Picnic, kami hadirkan aktivitas ringan yang dipadukan dengan produk berformula gentle, potent, dan proven, sehingga mereka dapat kembali menjalani keseharian dengan kulit dan pikiran yang lebih ringan,” ujar Nastiti di sela-sela acara.
Salah satu daya tarik utama dalam gelaran ini adalah teknologi terbaru bernama Lightplus Bespoke Skin Dictionary. Inovasi yang dikembangkan melalui proses co-creation bersama Xaviera Putri selaku Face of Lightplus ini memungkinkan peserta mengenali tiga aspek personal secara mendalam, yakni kebutuhan kulit, personal color dan shade, serta kepribadian. Hasil dari asesmen tersebut kemudian digunakan untuk memberikan rekomendasi produk dan aktivitas yang paling sesuai dengan karakteristik masing-masing individu.
“Media sosial sering membuat kita sibuk mengikuti berbagai ekspektasi hingga lupa menyediakan waktu untuk diri sendiri. Lightplus Lightperience Picnic menjadi ruang untuk bertemu orang baru, mencoba aktivitas ringan, dan menikmati interaksi secara langsung,” ujar Xaviera Putri di hadapan para peserta.
Lebih dari sekadar ajang pengenalan produk, acara ini menyuguhkan berbagai aktivitas interaktif mulai dari journaling, crafting, hingga beauty classes. Pengunjung juga dimanjakan dengan sesi bersama para influencer ternama seperti Xaviera Putri, Aqeela Calista, dan Amanda Rawles, serta penampilan musik dari Ify Alyssa, Idgitaf, dan Reality Club. Suasana piknik semakin terasa dengan kehadiran Light Bites hasil kolaborasi dengan Feel Matcha dan Petit Bite.
Kehadiran fourth space ini juga mendapat apresiasi dari kalangan psikolog. Mental Health Counselor, Sasya Sava, menilai bahwa interaksi tatap muka sangat penting di tengah tingginya intensitas penggunaan media sosial. “Media sosial memudahkan kita terhubung, tetapi belum tentu membuat seseorang merasa benar-benar dekat. Kehadiran fourth spaces dapat membantu membangun sense of belonging melalui interaksi autentik,” jelas Sasya.
Ia menambahkan bahwa kesempatan untuk hadir, berbicara, dan melakukan aktivitas bersama dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan emosional. Hal ini sejalan dengan temuan Survei Jakpat (2025) yang menunjukkan bahwa mayoritas Generasi Z di Indonesia memiliki ketertarikan terhadap aktivitas pengembangan sosial dan komunitas.
Selain menghadirkan pengalaman, Lightplus by Wardah juga memperkenalkan rangkaian produk terbaru yang mendukung gaya hidup aktif Gen Z. Salah satu unggulannya adalah Sensitive Relief Low pH Facial Wash yang dilengkapi dengan Barrier-First Relief System serta kombinasi Hydrashot Intensive Moisturizer dan Lite Skin Filter Cushion melalui paket “Longlast Glowing Combo”. Produk-produk ini dirancang untuk menjaga kelembapan kulit sekaligus memberikan tampilan glowing tahan lama.
Melalui inisiatif ini, Lightplus by Wardah berkomitmen untuk terus menghadirkan fourth spaces yang dapat menjangkau lebih banyak generasi muda di berbagai kota, kampus, dan komunitas di Indonesia. “Masa depan industri kecantikan tidak hanya ditentukan oleh produk yang relevan, tetapi juga oleh brand experience yang membantu generasi muda mengenal diri,” tutup Nastiti.


