Nasional

Peringatan 33 Tahun Antasena 393: Merajut Silaturahmi, Mengukuhkan Persaudaraan

×

Peringatan 33 Tahun Antasena 393: Merajut Silaturahmi, Mengukuhkan Persaudaraan

Sebarkan artikel ini

Keluarga besar Antasena 393 se-Jabodetabek merayakan kebersamaan selama 33 tahun di Bekasi, Sabtu (31/1) lalu.

SinarHarapan.ID – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti perayaan 33 tahun Antasena Letting 393 dalam acara bertema “Merajut Silaturahmi, Mengukuhkan Persaudaraan, Satu Letting Selamanya Bersaudara.” Sebanyak 115 keluarga besar Antasena 393 berkumpul di Resto Lagoon, kawasan Grand Kamala Lagoon, Kalimalang, Bekasi, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda temu kangen. Ia menjelma menjadi ruang berbagi cerita, memperbarui ikatan batin, dan meneguhkan kembali semangat persaudaraan yang telah terjalin lebih dari tiga dekade.

Dengan latar danau yang asri dan semilir angin sore, para peserta datang bersama pasangan dan anak-anak. Tawa kecil anak-anak berpadu dengan obrolan hangat para orang tua yang saling mengenang masa-masa perjuangan bersama. Nuansa santai di saung-saung khas Sunda menambah kedekatan yang terasa alami dan tanpa sekat.

Menu utama SHSD (Sambel Hejo Sambel Dadak) dengan sajian kuliner Sunda otentik menjadi perekat suasana. Hidangan sederhana namun kaya rasa itu seakan menjadi simbol: kebersamaan tidak perlu mewah, yang penting tulus dan dinikmati bersama.

Silaturahmi sebagai Energi Persaudaraan

Ketua Antasena Letting 393 se-Jabodetabek, Peltu Purn. Dalimun, dalam sambutannya menyampaikan pesan tegas dan bernas tentang pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan. Ia mengingatkan bahwa perjalanan panjang sebuah letting tidak pernah lepas dari sejarah, perjuangan, dan pengorbanan.

Ia menekankan bahwa kebersamaan yang telah dibangun bukan sesuatu yang terjadi kebetulan, melainkan hasil dari proses panjang yang disepakati bersama melalui musyawarah, program, dan tujuan kolektif.

“Sejarah adalah perjuangan, dan perjuangan adalah pengorbanan. Momentum itu tidak bisa kita hindari. Yang bisa kita lakukan adalah merawatnya,” menjadi salah satu pokok pesan yang disampaikan Peltu Purn. Dalimun dalam pidatonya.

Ketua Antasena Letting 393 se-Jabodetabek, Peltu Purn. Dalimun.

Menurutnya, organisasi keluarga besar 393 harus terus berjalan dengan rencana, visi, dan legacy yang jelas, tidak hanya untuk internal, tetapi juga memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat dan bangsa.

Setia pada Pengabdian

Pada sambutannya, Peltu Purn. Dalimun juga menekankan bahwa meski sebagian besar anggota telah memasuki masa purna tugas, semangat pengabdian tidak boleh pudar. Bentuk pengabdian itu diwujudkan melalui dukungan terhadap program-program positif, menjaga kerukunan, serta memperkuat jejaring sosial antaranggota dan keluarga.

Acara disebut bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana bertukar informasi, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga energi kebersamaan lintas keluarga.

Seruan untuk tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mendukung program pembangunan juga menjadi bagian penting dari pesan yang disampaikan kepada seluruh hadirin. Nilai persaudaraan ditempatkan sejalan dengan nilai pengabdian.

Satu Letting, Selamanya Bersaudara

Perayaan 33 tahun ini terasa istimewa karena memperlihatkan satu hal sederhana namun kuat: waktu boleh berjalan, usia boleh bertambah, namun rasa memiliki satu sama lain tetap terjaga.

Tidak ada jarak yang terasa kaku. Yang tampak justru keakraban, saling menyapa dengan nama kecil, saling mengingat kisah lama, dan saling menguatkan untuk perjalanan ke depan.

Ajakan untuk “menyingsingkan lengan, mengepalkan tangan, dan bangkit untuk Indonesia” menjadi penutup pesan yang membakar semangat. Organisasi dan persaudaraan dipandang bukan sekadar wadah nostalgia, melainkan ruang ibadah sosial, tempat nilai, kepedulian, dan kontribusi terus dihidupkan.

“Antasena 393, salam satu jiwa,” kata Peltu Purn. Dalimun.

Di tepi danau Kalimalang sore itu, yang dirayakan bukan hanya angka 33 tahun. Yang dirayakan adalah ikatan bahwa satu letting, benar-benar selamanya bersaudara.