Para siswa SMK Islam PB Soedirman 2, Cijantung, Jakarta Timur, menghadiri Launching Program 100 Golden Days.

SinarHarapan.id – Yayasan Mitra Mandiri Indonesia (YMMI) bekerjasama dengan Friends Union for Energizing Lives (FUEL) dan VFS Global meluncurkan secara resmi program 100 Golden Days yang khusus ditujukan untuk siswa/i Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta.

Selain membangun kemampuan kerja, kehadiran program vokasi gratis ini juga bertujuan untuk meningkatkan peluang bagi siswa-siswi SMK dalam mendapatkan pekerjaan serta menciptakan pekerjaan setelah lulus sekolah.

“Dengan keterampilan yang dimiliki setelah mengikuti program 100 Golden Days ini, para siswa SMK tak hanya memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga diharapkan mampu memiliki peluang ekonomi dengan menciptakan pekerjaan di tengah kondisi ketidaksetaraan yang ada,” kata Direktur Eksekutif YMMI, Gino Latief pada saat Launching Program 100 Golden Days, di SMK Islam PB Soedirman 2, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (20/11).

Direktur Eksekutif YMMI, Gino Latief berbicara saat Launching Program 100 Golden Days, di SMK Islam PB Soedirman 2, Cijantung, Jakarta Timur

Kolaborasi YMMI bersama FUEL dan VFS Global membawa misi dalam bentuk membuka ruang bagi siswa SMK di Jakarta agar bisa mendapat exposure pada beberapa skillset dasar yang dibutuhkan di dunia kerja.

Skillset-skillset dasar ini terdiri dari kemampuan menggunakan tools daring yang umum digunakan di dunia kerja, yaitu kemampuan menggunakan bahasa Inggris untuk kebutuhan dunia kerja, kemampuan untuk mengoperasikan aplikasi yang digunakan, dan kemampuan public speaking.

Founder & CEO of Friends Union for Energising Lives (FUEL) Ketan Deshpande mengapresiasi dan turut merasa senang dengan program 100 Golden Days yang diadakan untuk siswa-siswi SMK ini.

“FUEL sangat senang dapat hadir di sini dan meluncurkan program 100 Golden Days ini. Program ini bertujuan untuk membangun kepercayaan diri dan juga menambah pengetahuan,” kata Ketan Deshpande.

“Program ini diharapkan juga dapat membentuk masa depan yang lebih baik bagi para siswa SMK dan FUEL juga siap bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Indonesia,” katanya lagi.

Sementara itu, Head – Australasia at VFS Global Kaushik Ghosh mengatakan Program ini merupakan inisiatif yang penting bagi masa depan di negara ini. Program ini merupakan investasi dalam pendidikan dan pengembangan keterampilan untuk membentuk masa depan.

“Program pelatihan keterampilan yang diluncurkan ini akan berfokus pada aspek keterampilan literasi bahasa Inggris, literasi digital, dan kompetensi dalam bekerja. Saya senang memperkenalkan program ini bekerja sama dengan mitra-mitra kami karena ini juga membantu memperluas jangkauan kami,” kata Kaushik Ghosh.

Pola pengajaran program 100 Golden Days menekankan 3 (tiga) hal utama, yaitu kemampuan kerja (employability), pendidikan (education), dan kewirausahaan (entrepreneurship). Sementara topik utama yang akan diajarkan adalah English Business Course, VFS Business Template Course, dan Public Speaking Course.

Program 100 Golden Days mempunyai target untuk dapat menjangkau 250 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jakarta dengan rentang usia 15-18 tahun dalam pelaksanaan program selama 6 bulan.

Kriteria seleksi yang digunakan adalah para siswa-siswi peserta program bersekolah di SMK daerah Jakarta, pihak sekolah dan siswa maupun orang tua atau wali bersedia dan mengizinkan keberlangsungan program, dan sekolah yang dipilih memiliki fasilitas yang memadai untuk pengimplementasian program yang dilaksanakan secara tatap muka.

Program 100 Golden Days juga dirancang khusus untuk VFS Global dalam upayanya mendapatkan tenaga kerja siap pakai yang dapat langsung bekerja di VFS Global. Pada setiap 3 bulan sekali akan ada 3 siswa peserta program 100 Golden Days terbaik yang terpilih untuk mendapatkan kesempatan magang di VFS Global.

Setelah magang, maka akan dipilih 3 siswa terbaik untuk dapat bekerja sebagai staff junior di VFS Global selama 3 bulan masa percobaan. Jika VFS Global melihat bahwa 3 terbaik tersebut bagus dan siap untuk bekerja sebagai staff tetap, maka kontrak kerja dengan upah minimum Jakarta akan disiapkan.

“Dengan mempersiapkan tenaga kerja VFS Global dalam 100 hari yang siap bekerja dengan penghasilan minimal sesuai dengan Upah Minimum Regional Jakarta), kami telah sejalan dengan target pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045,” kata perwakilan YMMI, Gino Latief.